LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
LANGKAT | SUMUT24 Oknum-oknum yang bekerja di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Langkat, diduga sering melakukan praktek pungli. Pasalnya, banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang kecewa dan mengeluhkannya saat mengurus surat-surat penting.
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Menurut sumber yang namanya minta untuk dirahasiakan pada wartawan kemarin (25/2) mengatakan, kalau setiap yang namanya pengurusan surat-menyurat dikantor BKD Langkat, tidak ada yang gratis. Semuanya, harus pakai uang dan nilainya berfariasi, tergantung berkas apa yang mau kita urus.
Seperti halnya mau mencantumkan gelar sarjana, “kita ya harus pakai uang, mau naik pangkat atau golongan pakai uang, mau pindah pakai uang, apa lagi kita mau minta jabatan atau mau mengambil SK. Semua harus pakai uang,” ujar sumber yang mengaku bertugas sebagai guru PNS pada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat.
Masih menurut sumber, kalau pada akhir tahun 2015 lalu BKD Langkat pernah tersohor akibat dugaan pungli dana inpassing kepada ribuan guru bertugas di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat. Modusnya, oknum BKD memasang ‘kaki tangan’ oknum UPT dan K3S dikecamatan. Sehingga diduga oknum BKD Langkat meraup uang dari hasil pungli tersebut senilai ratusan juta rupiah.
Hanya saja kasus tersebut seakan hilang diterpa angin dan ditelan bumi. Padahal sempat geger dan menjadi topik hangat diawal kepemimpinan oknum Kepala BKD yang baru, Mesti Sitepu, diduga kuat oknum BKD telah melakukan lobi-lobi tingkat tinggi, kepada oknum aparat penegak hukum, agar kasus Inpassing yang pada saat itu sempat geger bisa diredam dan tidak diusut ucap sumber tersebut.
Mesti Sitepu selaku Kepala BKD Langkat saat ingin dikonpirmasi wartawan beberapa hari lalu, dia tak berada di kantornya. Menurut stafnya, “bapak sedang tak berada dikantor,” ujar stafnya.
sementara itu, Daulay selaku Kabid Mutasi juga tidak berada dikantor saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya berkali-kali juga tidak aktif.(wit)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota