Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
MEDAN I SUMUT24 Adanya bermunculan tagar ganti presiden 2019 dan tagar tetap presiden merupakan akumulasi kekecewaan yang terus terjadi. rakyat mampu menemukan pokok masalah dlm kepemimpinan Jokowi meski ditaburi kemegahan inatrumen pencitraan, ucap Pengamat Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Rabu (25/7). Menurutnya, itu sekaligus menjelaskan bahwa rakyat tak mudah percaya dengan eufimime dan ritual pencitraan. saya merasakan besar sekali progress masyarakat indonesia dalam berolitik karena mereka mampu memandang jauh ke depan dan bertekad hadirkan perubahan. Solidaritas di antara kedua kelompok itu ternyata berbeda. Ada beberapa hal menarik di sini. Pertama, alasan (reason de’atre) dan pokok pikiran yang mendasari keduanya berbeda diukur dari keperiadaan hidup masyarakat saat ini. Kedua, semakin terasa benar bahwa kristalisasi yang mengharapkan perbaikan hidup yang tak tersahuti begitu banyakKetiga, komunikasi politik pemerintah dan seluruh partai koalisinya hambar dan tak tersambungkan dengan pikiran masyarakat. Ini bisa tentang keberhasilan, dan bisa juga tentang rencana ke depan yang harus dilalui dengan perpanjangan masa jabatan Jokowi.Keempat, suka atau tidak, titik tikai ini berbasis dikhotomi yang mengarah keagamaan. Pertukaran pikiran akhirnya sulit tersambungkan. Ketika kelompok tagar #2019GantiPresiden mengeluhkan penistaan terhadap agama dan persekusi terhadap ulama, justru mereka merasakan tambahan caci-maki dan tak jarang ditutuh anti pluralitas dan intoleran sembari menunjukkan pendapat sendiri bahwa Jokowilah Presiden paling berhasil sepanjang sejarah Indonesia. Pola-pola komunikasi orang-orang di sekitar Jokowi memang kurang sejuk. Ketika di sini dianjurkan jangan salah pilih Walikota, Bupati dan Gubernur, dari sana kerap ada tuduhan bahwa hal itu adalah “jual agamaâ€. Lebihlanjut Dosen Fisipol UMSU tersebut,Karena itu meskipun misalnya BPS baru saja mengumumkan penurunan jumlah orang miskin di Indonesia dan diklaim sebagai capaian terbaik Indonesia sepanjang sejarah, rakyat juga berfikir apa makna data itu bagi kehidupan. Mereka akhirnya bertemu dengan kriteria kemiskinan yang dibuat pemerintah itu dengan batasan hanya berpendapatan Rp 400.000 an perbulan. Sebetulnya jika kriteri miskin itu diturunkan lagi, maka jumlah orang miskin di Indonesia masih bisa lebih kecil. Jokowi digambarkan sangat berhasil dalam pembangunan infrastruktur. Tetapi di sini itu dianggap tak lebih dari pemberian keleluasaan atas modal asing dan tenaga kerjanya yang mengundang masalah di sini.Mungkin di sana dibanggakan keberhasilan Jokwi memberantas korupsi. Tetapi di sini data yang ada dikritisi lebih detil dan hasilnya malah sangat meragukan sebagaimana tercermin dari lagu yang dibuat 2019GantiPresiden. Ditambahkan Direktur Nbasis itu, Jika dianalisis perbandingan massa pada tanggal 22 Juli 2018 kemaren, sebetulnya dapat disimpulkan bahwa pendukung Jokowi2periode itu ada bukan di sekitar wilayah Medan dan sekitarnya. Kelompok 2019GantiPresiden akan kalah jauh jika kontestasi kedua belah pihak diselenggarakan di Tarutung, Balige, Dolok Sanggul, Onan Runggu dan GunungSitoli. Itu akan berbanding terbalik jika diselenggarakan di Padangsimpuan, Gunungtua, Barumun, Sipirok, Panyabungan, Kisaran, Tanjungbalai, Limapuluh, Binjai, Stabat dan seterusnya. Dikhotomi ini telah terbentuk cukup lama, dan teruji pada pilgubsu 2018.(W03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum