Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
NATAL | Sumut24 Kunjungan Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi beserta istri Nawal Lubis disambut antusias masyarakat Natal, Kabupaten Madina, Minggu (29/4). Edy dan Nawal Lubis disambut dengan adat istiadat pesisir Natal, pantai barat.
Baca Juga:
Usai mengenakan pakaian adat, Edy dan Nawal diarak dari Kota Natal menuju Mess Pemprovsu di Jalan Pahlawan No 9 Natal.
Sebelum memasuki mess Pemprovsu Edy Rahmadi dan Nawal Lubis disambut oleh penampilan tarian gelombang 12 dan tari pedang.
Di mess Pemprovsu, telah menunggu para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama diantaranya H Iyanmudin, H Edi Juardi, H Fadlan, Syahrul, dan Masludin yang telah siap menepungtawari dan mengupah-upah Edy dan Nawal.
“Saya sangat berterimakasih atas sambutan masyarakat Natal. Saya dipakaikan pakaian adat, terus diarak. Ditepung tawari dan diupah-upah. Saya merasa bak pengantin baru ini,” ujar Edy.
Dalam acara silaturahmi itu Edy juga mengajak agar masyarakat menyadari potensi kekayaan alam, budaya dan adat istiadat yang dimiliki Bangsa Indonesia khususnya di Sumatera Utara.
Tidak hanya kebanggaan sebagai jati diri bangsa yang bermartabat namun juga sebagai daya tarik bagi bangsa lain khususnya para wisatawan mancanegara.
“Inilah salah satu kekayaan Indonesia. Beda dengan negara lain. Di Indonesia saja ada 716 adat dan 1012 bahasa dan Sumatera Utara mengisi kekayaan adat istiadat dan budaya itu. Inilah anugerah Tuhan ini harus kita syukuri dan kita rawat dengan baik,” ujar Edy.
Menyahuti harapan sejumlah tokoh adat dan masyarakat Natal yang mengarapkan pemekaran menjadi Kabupaten Pantai Barat Edy mengaku bahwa secara Komando Pengendalian (Kodal) bahwa semakin dekat Kodal semakin mempercepat pembangunan.
Apalagi lanjut Edy secara geografis jarak Kecamatan Natal cukup jauh dari pusat Kabupaten Kota Madina. Kondisi ini diperburuk lagi dengan kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai.
Selain itu juga Kota Natal yang berada di Pantai Barat Sumatera harus menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat menjadi pintu masuk bagi negara lain ke daratan Sumatera.
Melihat kondisi yang ada sangat wajar jika Natal ini harus menjadi perhatian pemerintah. “Namun untuk menjadi Kabupaten tentu tidak hanya persoalan kesiapan infrastruktur seperti jalan tapi juga infrastruktur lainnya, termasuk kesiapan SDM dan potensi daerahnya.”
“Kita juga tidak ingin nantinya Natal ini menjadi Kabupaten gagal seperti beberapa di Papua. Saya akan kembali lagi kesini dan nanti akan kita lihat apa yang harus kita benahi di Natal ini,” ujar Edy.
Sebelumnya tokoh masyarakat Natal, H Edi Juardi mengatakan bahwa Kota Natal memiliki potensi alam baik perkebunan maupun kelautan. Selain itu Natal juga dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional maupun tingkat Provinsi Sumut.
Oleh karenanya kehadiran Edy Rahmayadi ke Natal diharapkan nantinya dapat memberikan perubahan yang baik bagi Natal termasuk juga dalam mewujudkan Kabupaten Pantai Barat.
Juardi pun mengaku bahwa masyarakat Natal siap mendukung dan memenangkan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Nomor Urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu 27 Juni 2018 mendatang.
“Kalau ada orang kita, ngapain kita pilih orang lain. Walaupun ada calon lain Eramas kita menangkan, “ujarnya. (W07 )
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota