Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
MEDAN|SUMUT24 Gubsu mengibaratkan bahwa pengembangan pariwisata seperti pilihan antara telur dan ayam, mana yang lebih dahulu ada. Karena itu dirinya menekankan pentingnya berbagi tugas sesuai kemampuan dan bidang masing-masing.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Tengku Erry usai menjamu makan malam pelaku pariwisata dan stakeholder di Sumut, serta investor dari negara tetangga di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (9/4) malam.
Dalam pertemuan sederhana dan dialogis itu, Erry menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata di Sumut, selama tiga tahun terakhir mulai digenjot. Hal tersebut mengingat banyak tempat wisata yang potensial dan beragam. Mulai dari segi keindahan, warisan budaya (heritage), kuliner, religi (rohani), dan agro (pertanian).
Sementara Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Hidayati, menyampaikan bahwa pertemuan bersama stakeholder dan pelaku pariwisata di Sumut merupakan bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sektor ini.
Hal itu dikatakan Hidayati usai jamuan makan malam pelaku pariwisata dan stakeholder di Sumut, serta investor dari negara tetangga di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Medan.
“Kami sudah membangun komitmen bersama. Dengan adanya sinergitas ini, kami mengharapkan bisa mengidentifikasi permasalahan dan juga melakukan strategi pengembangan pariwisata Sumatera Utara,†sebutnya.
Pihaknya juga, kata Hidayati, telah menggabungkan semua usulan bersama agar anggaran pemerintah berbasis kebutuhan sesuai dengan kendala yang harus diselesaikan. “Kami terus berupaya bagaimana bisa mencapai target satu juta kunjungan wisatawan ke Sumut hingga 2019,†sebutnya.
Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solahudin mengatakan, rapat koordinasi terkait pengembangan pariwisata Sumut oleh Disbudpar telah memberikan berbagai masukan penting. Diantaranya pemerataan perbaikan infrastruktur, sehingga mereka bisa menyusun paket wisata menuju berbagai objek wisata.
“Selanjutnya adalah peningkatan kualitas event. Perlu peningkatan konten dan kualitas. Kemudian kita juga butuh semacam souvernir center (pusat souvenir). Selain itu juga perlu ada open stage yang terus menerus,†katanya, sekaligus mengapresiasi perhatian besar Gubernur terhadap pengembangan pariwisata Sumut selama ini.
Dalam kegiatan itu, juga disampaikan rencana investor Malaysia membangun kapal wisata sekaligus berfungsi sebagi hotel dengan nuansa tradisional dan eksklusif. Kapal tersebut akan melayani perjalanan wisata di Danau Toba dalam rangka mengundang wisatawan mancanegara datang ke Sumut.
Turut hadir, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Bondaharo Siregar, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Amran Utheh serta berbagai asosiasi di bidang pariwisata di Sumut.(W03)
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum