Jumat, 26 Juni 2026

Bang Azis : Mahfud MD Motivator dan Inspirator Kaum Terpelajar di Malaysia

Administrator - Jumat, 08 Desember 2023 16:49 WIB
Bang Azis : Mahfud MD Motivator dan Inspirator Kaum Terpelajar di Malaysia

Malaysia I Sumut24.co

Baca Juga:

Hari kedua lawatan Mahfud MD dan rombongan menghadiri “Dialog Kebangsaan” bertajuk Dialektika Bersama Mahasiswa : Pemilu yang demokratis menuju Indoensia Emas bersama Mahfud MD, di Word Trade Center (WTC) Kuala Lumpur Malaysia.

Dialog yang dihadiri kalangan mahasiswa dan kaum terpelajar Indonesia di Malaysia.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Mahfud MD secara simple menjelaskan tentang Indonesia emas 2045 menurut UUD 1945 terdiri dari ; Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan makmur, seperti tertuang  mukadimah Undang-undang dasar 1945. Yang menjadi fokus pembangunan Indonesia emas menurut Mahfud MD adalah Penegakan Hukum.

Lebih lanjut ia mengisahkan tentang Keluarga Bani Ma’shum di Madinah, ketika kedapatan salah seorang anaknya mencuri (klepto) dan meminta Nabi meringankan atau menyogok.

Nabi menegaskan bahwa hancurnya negera-negara terdahulu karena hukum yang memihak kepada yang kaya (hukum tidak tegak).

Lebih lanjut Nabi menayatakan _”Andai Fatimah binti Muhammad mencuri maka aku yang akan memotong tangannya”.

Bang Azis Khafia melihat bahwa Mahfud MD bukan sekadar mencerahkan peserta diskusi, namun ia juga seorang motivator sekaligus inspirator kalangan terdidik di Malaysia. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Putra, Pengedar Pengedar Narkoba Dibekuk Reskrim Polsek Bilah Hilir
Meriahnya Pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar Instansi, Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Asahan
Wajib Pajak Medan Keluhkan Kacaunya Sistem Coretax Tampilan Baru
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
komentar
beritaTerbaru