LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Jaksa penyidik di Kejati Sumut sudah menemukan benang merah bagaimana dugaan mark up pengadaan mobil dinas sewa operasional Bank Sumut dilakukan, sehingga mencetak kerugian senilai Rp3 miliar.
“Kita sudah temukan benang merahnya. Karena itu, kita terus pompa penyidikannya agar cepat selesai dalam waktu dekat,” kata Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumut Novan Hadian, Rabu (3/2).
Apakah benang merah dimaksud adalah “kerja sama” antara direksi dengan pihak rekanan? Novan tidak bersedia mengungkapnya. Ia kembali menegaskan, penyidik sudah menemukan benar merah kasus ini.
Sampai saat ini, Kejati Sumut telah memeriksa dan meminta keterangan tujuh orang. Mereka terdiri dari para petinggi di Bank Sumut dan pihak rekanan. Dua di antaranya adalah Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut Edie Rizliyanto dan Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Ginting. Sedangkan identitas lima lainnya, meliputi pihak direksi dan rekanan.
Novan tak menutup kemungkinan akan ada pihak lain, baik itu dari lingkungan Bank Sumut, rekanan atau pihak lainnya, juga akan dipanggil.
“Pihak lain di luar dari tujuh orang yang telah diperiksa sebelumnya, juga akan dipanggil. Kita hanya menyesuaikan waktunya saja,” sebutnya.
Sumber Sumut24 di Kejati Sumut mengatakan, dalam penyidikan kasus ini, jaksa tinggal selangkah lagi untuk menentapkan siapa tersangkanya. Optimisme ini lantaran jaksa sudah jauh-jauh hari mencium indikasi keterlibatan sejumlah direksi di bank ini.
“Ada indikasi keterlibatan direksi. Tetapi harus dibuktikan lagi dalam penyidikan. Tunggu saja, dalam waktu dekat penyidik segera mengumumkan tersangka dalam kasus ini,” sebut sumber tadi.
Sebelumnya, Kejati Sumut sudah memeriksa Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut Edie Rizliyanto dan Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Ginting. Mereka berdua diperiksa sebagai saksi.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui proses lelang dan tender pengadaan mobil dinas sewa operasional Bank Sumut senilai Rp 17 miliar, yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.
Untuk ketahui, dalam RAK 2013 itu, Bank Sumut menganggarkan pengadaan 294 unit mobil dinas sewa operasional, yang di antaranya terdapat jenis kendaraan mewah seperti Camry, Pajero Sport dan sejumlah mobil kelas menengah seperti Toyota Innova, Toyota Rush, Avanza serta Xenia.
Dari pengadaan mobil dinas ini, Kejati Sumut mengendus adanya aroma “mark up” senilai Rp3 miliar, sehingga melakukan penyelidikan. Belakangan, jaksa penyidik yang dipimpin RO Panggabean menemukan adanya indikasi korupsi.
“Dalam kasus ini, statusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan (Lid) ke penyidikan (Dik),” ucap RO Panggabean.
Dari RO Panggabean diketahui, sejumlah petinggi di Bank Sumut masuk “daftar merah” dalam kasus ini. “Kita tinggal melengkapi dua unsur alat bukti dan keterangan para saksi. Setelah itu, siapa tersangkanya akan segera diketahui,” bebernya. (Iin)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota