Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Medan I Sumut24.co Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting, mulai angkat bicara soal proyek Rp 2,7 Triliun yang sampai hari ini juga belum sesuai progres. Dan meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut agar transparan dan terbuka soal progres proyek Rp 2,7 triliun tersebut, tegas Ketua DPRDSU Baskami Ginting kepada Wartawan di Gedung DPRD Sumut, Selasa (3/10).
Baca Juga:
Menurut Baskami, progres proyek tersebut berhak diketahui publik karena anggaran yang digunakan untuk pembangunan bersumber dari APBD Provinsi Sumut yang juga uang rakyat sehingga harus transparan dan jangan ditutup-tutupi, ucapnya.
“Nanti saya tegur dan panggil Marlindo itu, supaya dia terbuka kepada media, harus ditingkatkannya, dia harus bertangung jawab sebagai kepala dinas, dia enggak boleh tertutup,” kata Baskami.
Diketahui, pengerjaan proyek tersebut ditargetkan rampung di akhir Desember 2023. Namun faktanya, informasi soal capaian progres proyek ini terkesan ditutupi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumut. Dari informasi yang dihimpun, pekerjaan ini masih terbengkalai di sejumlah daerah. Misalnya saja kepulauan Nias, Jalan Batugajah Perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat – Kabupaten Humbang Hasundutan. Berdasarkan keterangan warga setempat, jalan tersebut malah semakin sulit dilalui.
Baskami mengatakan, dirinya sudah berulangkali turun ke daerah untuk melihat pekerjaan proyek Rp 2,7 triliun ini. Dia mengharapkan, pekerjaan ini dapat dirampungkan sesuai dengan target yang ditentukan. “Saya sudah berkali kali turun ke daerah, melihat proyek itu karena saya mengikuti menandatangani dan menyetujui, saya lihat ini langkah langkah pemerintah cukup baik, harapan saya bulan 12 ini clear,” ungkapnya. Baskami juga mendorong, Pemprov Sumut dalam hal ini Dinas PUPR Sumut agar menyegerakan pekerjaan yang saat ini masih terbengkalai di sejumlah daerah. Meskipun nantinya tidak dapat diselesaikan akan menjadi tanggung jawab PT Waskita Karya KSO sebegai pemenang tender.
“Kalau kontrak itu enggak selesai otomatis itu kontraktornya didenda, dia harus bertanggung jawab, cuman harus kita dorong. Kita sudah bilang ke Pj Gubernur untuk dimonitor, sama sama kita mengawasinya, kalau ini enggak selesai yang rugi itu kontraktornya, ada pasal-pasal yang di pertanggungjawabkannya,” tambahnya. Sementara itu, Kadis PUPR Sumut yang dikonfirmasi, mengaku sedang berada di Jakarta. “Saya masih di Jakarta,” kata Marlindo.red
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota
Ketika Loungewear dan Underwear Bertransformasi Menjadi Elemen Gaya Leticia Joseph, Mima Shafa dan berbagai Selebriti lainnya Berbagi Persp
Umum
Teater Koma Hadirkan Kembali Rumah Sakit Jiwa, Refleksi tentang Kemanusiaan yang Terus Relevan di Setiap Zaman Jakartasumut24.coSetelah 35
Umum
SMAN 1 Air Joman Salurkan Donasi Palestina Melalui Roadshow Dongeng KemanusiaanKabupaten Asahansumut24.co Dompet Dhuafa Waspada kembali mel
News
Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara
Ekbis
Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru
kota