Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi
Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi
kota
Baca Juga:
Medan I SUMUT24.co Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengukuhkan 4.500 relawan anti narkoba yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumut.
Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar (RIS) Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (22/08/2023).
Selain mengukuhkan 4.500 relawan, Gubernur Edy Rahmayadi juga meresmikan aplikasi Siap Bersinar, yang memungkinkan siapa saja melaporkan jika menemukan kasus narkoba.
Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi mengajak 4.500 relawan anti narkoba memberantas peredaran narkoba yang masih marak di Sumut.
Lebih lanjut Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan tidak menampik bahwa Sumut secara nasional masih dalam kategori rawan peredaran narkoba.
Dari 3 juta kasus yang tercatat selama ini, diharapkan Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad itu, bisa menurun menjadi 2 juta. “Saya mau ke depan tinggal satu juta dan turun terus hingga zero,” ujarnya.
Pada acara yang dihadiri sejumlah kepala daerah seperti Bupati Batu Bara Zahir, Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang dan Kaban Kesbangpol tersbut, Gubernur Edy Rahmayadi mengisahkan keresahannya karena kasus narkoba sulit diberantas.
Padahal sudah terus dilakukan berbagai upaya, seperti dengan menerjunkan TNI/Polri dalam melakukan penindakan secara hukum. Kemudian melakukan sosialisasi den mengedukasi masyarakat.
“Tapi tak berubah rubah, semakin banyak narkoba ini, inilah kita design nanti, kita coba dengan relawan ini
Kalau pertempuran itu, tank lawan tank. Nah yang menggunakan inikan rakyat. Kita kerahkan rakyat, inilah relawan,” kata Edy Rahmayadi.
Gubernur Edy Rahmayadi mengajak masyarakat juga ikut memberantas peredaran narkoba. “Kalau rakyat yang turun, belanda bawak meriam aja hancur, rakyat yang bertindak, apalagi ini, mau sindikat mau apapun itu, saya yakin akan kita selesaikan ini bersama-sama,” pungkasnya.
Berdasarkan data kawasan rawan narkotika oleh BNN RI pada tahun 2022, terdapat 1.192 wilayah dengan bahaya dan waspada di Sumut. Adapun jumlah pengguna narkoba di Sumut hingga setahun terakhir sebanyak 1,5 juta orang atau 10% dari jumlah penduduk.red
Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi
kota
Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG
kota
Polda Sumut Gelar Simulasi Sispam Mako, Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Terukur
kota
Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tanah pembangunan
Hukum
JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton
kota
Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan&ndashBinjai
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran
News
sumut24.co BANDA ACEH , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melakukan ekspose terkait Pendampingan Huku
News
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan poligami tanpa izin yang melibatkan dua orang Kepala Urusan Kelurahan (Lurah) di Kabupaten Asahan, Sumatera
News
Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan PrabowoGibran hingga 2029
kota