M. Lokot Nasution Masih Layak Pimpin Partai Demokrat Sumut
M. Lokot Nasution Masih Layak Pimpin Partai Demokrat Sumut
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Perhelatan Pilgubsu 2018 semakin dekat, beberapa nama serta wajah cagubsu yang akan maju sudah banyak terpampang lewat poster dan baliho dibeberapa daerah di Sumut. Beberapa dari nama calon itu ada yang memilih maju lewat jalur perseorangan (independen). Mengingat mereka bukanlah sosok yang lahir dari latar belakang parpol.
Terkait hal ini, Pengamat Politik, Bimby Hidayat, S.Sos, MA, mengatakan adanya calon yang akan maju lewat jalur independen sepertinya sulit untuk bertarung di ajang Pilgubsu ini.
Pasalnya calon independen harus mendapat dukungan 764.578 KTP untuk bisa lolos dari syarat yang sudah ditentukan KPU Sumut. Tak hanya itu, calon independen harus memiliki modalitas tinggi untuk bisa mengakses dan menjaring suara dari masyarakat diseluruh daerah Sumut.
“Dengan 764.578 lembar KTP sebagai syarat calon independen di Pilgubsu tentu sangat memberatkan dan menyulitkan mereka. Jadi hanya pemilik modal yang mampu maju secara independen, karena ongkos politik yang harus dikeluarkan jumlahnya cukuplah besar,” kata Bimby yang juga merupakan Dosen di USU tersebut, kepada SUMUT24, Senin (30/10).
Menurutnya, lahirnya sosok calon independen ini disebabkan merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Selain itu, memungkinkan calon dari masyarakat yang dianggap publik lebih berkualitas dari pada sekadar figur yang diusung segelintir elite partai politik.
Namun yang menjadi kelemahan calon independen menurut Bimby adalah, mereka tidak memiliki mesin politik yang bisa bergerak dari cabang dan seluruh daerah. Tak hanya itu, mereka juga tidak memiliki infrastruktur yang bisa mengakses masyarakat. “Artinya disini, calon independen juga harus memiliki jaringan yang kuat,” tambahnya.
Sebenarnya, lanjut Bimby, calon independen juga tidak menjamin munculnya sosok pemimpin yang ideal. Selama sistem pemilu masih bersifat liberal tentunya ini tidak menjamin sistem pemerintahan yang baik. Ditambah lagi budaya politik masyarakat kita masih pragmatis.
“Budaya politik masyarakat masih pragmatis, jadi perlu modal besar untuk maju sebagai calon independen,” tutupnya. (W07)
M. Lokot Nasution Masih Layak Pimpin Partai Demokrat Sumut
kota
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota