Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Sebagai provinsi yang terdiri dari beragam suku, Sumatera Utara (Sumut) dinilai menjadi tempat unik di mana ada berbagai etnis yang memiliki kekhasan masing-masing, seperti dalam bentuk seni khususnya pakain. Karenanya para desainer diminta untuk mempertahankan karyanya yang menampilkan ciri dari Sumut.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi pada acara Medan Fashion Trend 2017 ‘Aquatic Fantasia’ yang digelar Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Medan bersama Dolling School, di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (22/10) malam.
Hadir diantaranya Advisor IFC Chapter Medan Saurma Siahaan, Pimpinan Dolling School Nilawaty, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumut Alwin Sitorus, Kakanwil BI Sumut Arif Budi Santoso, Wakil Ketua DPD RI Prof Damayanti Lubis, dan sejumlah pengurus Dekranasda Sumut yang hadir.
Kegiatan ini lanjut Evi, untuk mengangkat keunikan Sumatera Utara yang diaplikasikan pada dunia fashion atau tekstil agar lebih dikenal oleh masyarakat luas hingga mancanegara. Apalagi Sumut memiliki ragam etnis terlebih lagi dilihat dari aspek budayanya. Keunikan dan keragaman dari budaya ini merupakan aset yang penting bagi masyarakat dan pemerintah.
“Karena itu setiap etnis diminta untuk tetap bertahan dengan budayanya dan hidup berdampingan memegang teguh prinsip saling menghargai. Hal ini perlu dipertahankan oleh masyarakat Sumatera Utara dan tidak terlepas dari fungsinya sebagai tempat mempersatukan,” sebut Evi.
Selain itu, juga kata Evi, menjadikan provinsi Sumatera Utara tumbuh sebagai daerah multietnis yang dikenal dengan keragaman budayanya. Kondisi ini yang kemudian dinamakan dengan potensial dari perbedaan yang terbukti manjur mengangkat keunikan sebuah daerah menarik peminat bagi kunjungan wisatawan dari luar provinsi dan mancanegara.
“Karena acara ini mengangkat keunikan budaya di Sumut pada dunia fashion atau tekstil dalam cakupan lebih luas. Ada proses pendidikan terutama mempromosikan Sumut dan khususnya Medan yang diperhitungkan dalam perkembangan fashion nusantara,” katanya.
Sementara Advisor Indonesia Fashion Chamber Medan Saurma Siahaan mengatakan, dalam pameran fashion hasil disain para disainer Sumut ini, mengambil tema dunia laut. Karena itu tema yang diambil bertajuk ‘Aquatic Fantasia’ yang menampilkan busana wanita hasil rancangan dari puluhan disainer.
“Keindahan laut menginspirasi Dolling School untuk mengeksplor berbagai hal yang menarik di dalamnya. Pilihan konsep yang beragama dari para siswa ini dipadukan dalam satu tema yang menarik dan membuat para undangan akan bertahan menyaksikan event fashion show terbesar di Sumut. Apalagi kali ini berkolaborasi dengan karya pengrajin batik motif Sumut, tenun ulos dan songket khas Sumut,” sebutnya.
Dalam kegaitan tersebut, juga diisi dengan pemberian piagam penghargaan kepada Gubernur Sumut, Ketua Dekranasda Sumut, dan tokoh lainnya oleh IFC. (W03)
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum