Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
SUMUT24 |Â Rumah Makan (RM) Sederhana menggunakan beras ‘sokan’ asli produksi petani dari Desa Lintau, Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Beras ini mengandung ‘amilokpektin’ dengan kadar yang lebih tinggi dari kadar ‘amilosa’ dan mempengaruhi tekstur lengket/pulen nasi, sehingga bisa dikepal menyerupai bola dan tidak pecah dibanting.
Baca Juga:
Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Medan yang dihadiri RM Sederhana beserta manajemen, memastikan tidak menggunakan beras diduga bercampur plastik pada makanan yang mereka sajikan untuk konsumen, Senin (4/9).
Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean yang didampinggi Zulkifli Lubis, Kuat Surbakti, Andi Lumabn Gaol dan Salman Alfarisi.
Sedangkan dari RM Sederhana hadir Jhohan P, Irawan (Direksi PT.SA), Chairul Salim (pengawas) dan suplier Eri Novrizal.
Manager Legal RM Sederhana, Johan P dihadapan wakil rakyat secara tegas menyatakan, beras yang disajikan pihaknya didatangkan langsung dari Sumatera Barat dan tidak mengandung unsur kimia. Bahkan manajemen rumah makan tersebut selalu membuka diri untuk pengecekan atau audit dari sisi manapun.
Dalam kaca mata ilmiah disebutkan, kandungan unsur ‘amilokpektin’ yang tinggi itu ada pada ketan dan sagu. Sehingga kadar pulen/lengketnya sangat tinggi. Jika beras dengan amilokpektin tinggi, bila dimasak akan menjadi pulen. Sementara unsur ‘amilosa’ merupakan senyawa yang lebih cenderung ‘mengeras’ atau dalam istilah nasi ‘pera’ jika dimasak.
“Kita akan membuka diri. Tidak hanya soal beras. Ini adalah usaha pribumi dan kita apresiasi jika ada upaya-upaya lain untuk melakukan pemeriksaan lain. Karena segala kandungan tumbuhan yang ada tanpa proses kimia dan campuran kimia,” ungkapnya.
Perwakilan Management Rumah Makan Sederhana, Irwan MS saat itu menyebutkan dengan adanya pemberitaan tersebut, telah merugikan usah baik secara moril maupun materil.
“Jadi rumah makan kami bukan rumah makan abal-abal. Seluruh bahan baku yang kami pakai berdasarkan seleski dan kami siap dilakukan pemriksaan uji laboratorium,†ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Suplier beras untuk RM Sederhana, Eri Novrizal, kembali meyakinkan anggota DPRD Medan bahwa beras sokan yang disuplai 5 ton sehari, langsung didatangkan dari kampung mereka dan tidak mamakai bahan kimia.
Sebelumnya, anggota Komisi C, Salman Alfarisi, menyebutkan tidak memungkiri kasus ini heboh karena isu ‘beras plastik’ dari Cina sempat merebak. Dan isu ini sudah diklarifikasi dan menyatakan tidak benar adanya beras plastik beredar di Indonesia.
“Dengan klarifikasi langsung ini, saya pikir sudah selesai. Begitupun, Komisi C akan merekomendasikan pemeriksaan oleh BPOM, supaya lebih memuaskan semua pihak, termasuk Rumah Makan Sederhana,” kata Salman.
Usai mendengarkan keterangan dari berbagai pihak, Pimpinan Rapat Anton Panggabean menyebutkan pertemuan hari ini untuk mengklarifikasi atas mencuatnya pemberitaan dugaan nasi yang bisa memantul ketika dibanting ke meja.
Sebab ditemukan di gedung dewan. Sebagai pengawas pihaknya berhak meminta klarifikasi agar tidak ada keraguan di masyarakat. “Pertemuan ini untuk klarifikasi atas temuan Rabu (30/8) kemarin, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Anton.
Dihubungi terpisah, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan, Sacramento Tarigan, mengatakan hingga kini belum ada temuan dugaan beras mengandung bahan kimia atau plastik di Medan. Pihaknya pun berharap dengan adanya temuan serta mencuatnya pemberitaan dugaan nasi bisa memantul tersebut tidak meresahkan masyarakat. (R02)
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik
Jakarta Nurul Arifin menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi
News
sumut24.co MedanAula Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi saksi riuhnya antusiasme mahasiswa
Umum
Kota Jantho sumut24.co Kejaksaan Negeri Aceh Besar berhasil memulihkan kerugian keuangan negara hampir mencapai Rp1 miliar dari hasil pena
News
sumut24.co MedanPersoalan tunggakan SPP yang menimpa seorang siswa SMP Panca Budi telah menemukan titik terang. Robby Cahyadi, orang tua d
kota
sumut24.co MedanEvent lari lintas alam berskala internasional, Trail of The Kings by UTMB 2026, akan digelar pada 1214 Juni 2026 di kawas
kota