Jumat, 15 Mei 2026

Evi Diana: Kerajinan Kerang Harus Peroleh Hak Paten

Administrator - Rabu, 02 Agustus 2017 07:38 WIB
Evi Diana: Kerajinan Kerang Harus Peroleh Hak Paten

Ketua Dekranasda Sumut Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi MSi mendukung produk unggulan Kota Tanjung Balai khususnya kerajinan kerang untuk memperoleh label Hak Paten. Hal itu disampaikannya pada acara Peningkatan Mutu dan Diverisifikasi Produk Kerajinan Berbahan Baku Kulit Kerang, Selasa (1/8) di Pendopo Rumah Dinas Walikota Tanjung Balai.

Baca Juga:

Hadir pada acara tersebut Ketua Dekranasda Kota Tanjung Balai Sri Sylvisa Novita M Syahrial, Walikota Tanjung Balai M Syahrial, Sekretaris Dekranas Sumut Ida Yani Pane, dan para peserta latihan.Evi mengaku sangat kagum dengan hasil kerajinan Tanjung Balai, karena tidak hanya memanfaatkan bahan limbah kerang baik dari industri maupun rumah makan dan rumah tangga.

“Umumnya limbah kerang terbuang dan sangat sulit untuk musnah, tapi di tangan para perajin kerang di Tanjung Balai bisa menjadi berbagai produk rumah tangga yang menarik dan bernilai jual,” katanya.

Seperti yang diketahui kata Evi bahwa kerajnan merupakan seni warisan tradisi budaya diminati untuk kebutuhan peralatan rumah tangga, peralatan asessories bagi kaum wanita seperti tas, dompet dan lain-lain. Juga sebagai bahan interior ruangan.Oleh sebab itu Evi menjelaskan komoditi hasil kerajinan daerah yang secara langsung melibatkan masyarakat yang memberikan dampak langsung pada kehidupan masyarakat perajin, karena hasil kerajinan merupakan komoditi yang bersentuhan dengan beberapa nilai budaya dan sektor yang dibutuhkan mulai sektor pariwisata, budaya pendidik, ekonomi, sosial serta pedagangan dalam dan luar negeri.

Oleh karena itu Evi katakan kedudukan sektor kerjianan sangat penting dan strategis, sehingga pemerintah melalui berbagai kebijalan memberikan kepedulian terhadap industri kecil menengah dan perajin.

“Tim pengembangan produk unggulan kerajinan daerah dan ekonomi kreatif Provinsi Sumut berupaya menfasilitasi para masyarakat melalui pelatihan-pelatihan seperti ini. Sehingga menjadikan masyarakat perajin kulit kerang yang bermutu inovatif dan berkualitas serta produknya bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Saat melakukan kunjungan ke perajin di daerah Teluk Nibung, Evi berpesan agar kualitas kerang lebih baik dari sebelumnya, “Untuk ekspor tentunya kita lebih maksimal dalam produksi agar negara pemesan menjadi pelanggan utama kita,” ungkapnya.

Sementara Ketua Dekranasda Kota Tanjung Balai Slyvisa kepada perajin agar bahan pendukung dari kerajinan seperti lem tidak terlalu banyak yang membuat produk kurang rapi. Selain itu perajin untuk tetap berinovasi agar produk yang dihasilkan tidak monoton.

Untuk saat ini katanya diTanjung Balai sudah memiliki 60 perajin kerang yang terampil dan diharapkan bisa menularkan keahliannya kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga.

Di lokasi tersebut, Ani Ketua Kelompok perajin kerang bahan baku berasal dari kerang dan juga didukung dengan bahan bekas lainnya seperti busa bekas kulkas dan kayu bekas produk olahan pabrik. “Saat ini kami membuat produk untuk hantaran pengantin dan tempat tisu yang harus selesai dalam waktu 5 hari,” jelasnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur’an
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
komentar
beritaTerbaru