Minggu, 15 Maret 2026

Jarang di Kantor Karena Isu Korupsi, Gubsu Diminta Segera Copot Kadis PSDA

Administrator - Selasa, 13 Juni 2017 01:10 WIB
Jarang di Kantor Karena Isu Korupsi, Gubsu Diminta Segera Copot Kadis PSDA

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Gubsu Tengku Erry Nudadi harus segera mencopot Kepala Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut, Lukmanul Hakim. Pasalnya, selain jarang masuk kantor, Lukmanul Hakim diduga kuat melakukan beragam praktek korupsi, sehingga mempermalukan Gubsu sebagai atasannya.

“Disinilah terlihat bahwa Lukmanul Hakim kebal hukum atas prestasi korupsinya. Makanya, sudah pantas Gubsu Tengku Erry Nuradi secepatnya mencopot Lukma Kadis SDA Sumut,” tegas Ketua Barisan Rakyat Pengamat Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada SUMUT24, Senin (12/6). Sebelumnya diketahui, dugaan korupsi Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprovsu Lukmanul Hakim sepertinya hilang bagai ditelan bumi, karena sampai hari ini apa yang dijanjikan aparat penegak hukum untuk pulbaket dan menyelusurinya hanya bagaikan pepesan kosong belaka.

Menurutnya, berbagai dugaan korupsi Lukmanul Hakim tidak bisa dibiarkan, karena dinilai sudah merugikan keuangan negara sehingga sepantasnya Lukmanul Hakim diproses hukum sesuai dengan perbuatannya.

Bahkan beredar kabar di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Kemarin. Akibat Kadis Pjarang masuk kantor melalaikan tugas dan dirudung Korupsi selama memimpin Dinas dan UPT Dinas SDA, Lukmanul Hakim dipanggil Gubsu HT Erry Nuradi di lantai 10 Kantor Gubsu.

“Iya memang Pak Lukmanul Hakim dipanggil Gubsu ke ruangannya, tapi bukan langsung masuk, karena masih banyak antrian para Kepala Dinas. Barulah beberapa jam kemudian, Pak Lukmanul Hakim terlihat masuk ke ruangan Gubsu. Eentah apa yang dibahas, tapi sepertinya Lukmanul Hakim dimarahi Gubsu akibat berbagai kasus korupsinya dan melalaikan tugasnya sebagai Kepala Dinas, sehingga Program Pemprovsu terkendala,” ujar ASN kantor Gubsu dilantai 10 yang enggan disebutkan namanya kepada SUMUT24, Senin (12/6).

Menurutnya, memang pak Lukman dipanggil. “Kabarnya dari dalam ruangan pertemuan itu, pak Gubsu memarahinya dengan berbagai nasehat agar meningkatkan pelayan masyarakat sesuai dengan visi misi Gubsu,” ujar ASN itu lagi.

“Tak berapa lama di dalam ruangan Gubsu, akhirnya Lukmanul Hakim keluar dari pintu belakang tanpa diketahui awak media,” ujarnya.

Seperti proyek bermasalah di Sungai Mencirim dan Sungai Bingei, yang nilainya mencapai Rp1,4 miliar lebih tidak tepat sasaran ditambahlagi proyek yang diduga korupsi yang merugikan negara diantaranya pengelolaan SDA pada Wilayah Sungai Nias tahun 2016 dengan memakai PT Alles Klar Prima senilai Rp 914.375.000 dan SID peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Padang Garugur Kiri/Kanan Kabupaten Padang Lawas Utara seluas 1.050 hektar tahun 2016 dengan memakai PT Prima Rancang Kosulindo senilai Rp 425.260.000. Dan satu lagi Dugaan Korupsi Irigasi di Kab Mandailing Natal senilai Rp 9 Miliar lebih juga tak jelas penanganannya. Kasus tersebut sudah ditangani Kejatisu, tapi sampai sekarang tak jelas eksposenya.

“Untuk itu kita minta Kejatisu agar jangan takut memeriksa Lukmanul Hakim. Berbagai tindakan korupsi yang diduga melibatkan Lukmanul Hakim sebagai kepala dinas adalah warning bagi Gubsu, sehingga sudah selayaknya Gubsu mengevaluasi Lukmanul Hakim dari jabatannya. Dalam hal penanganan kasusnya sebaiknya Kejatisu juga harus transparan, karena perbuatan Lukmanul hakim jelas sudah melawan hukum sehingga harus dihadirkan dihadapan hukum,” ucapnya.

“Karena itu, dengan banyaknya persoalan Lukmanul Hakim sudah sebaiknya Gubsu HT Erry Nuradi segera mengevaluasinya, karena dikhawatirkan nantinya bisa membuat malu Gubsu,” ucapnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Rico Waas Ajak Golkar, Pemuda Pancasila, dan Komunitas Kickboxing Jaga Kondusivitas Medan
Ketua DPR RI Puan Maharani Berbuka Puasa Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Anggota Fraksi PDIP DPR RI
Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja
Ijeck Buka Puasa Bersama MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Dihadiri Wali Kota Rico Waas
komentar
beritaTerbaru