Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
News
TAPANULI SELATAN,SUMUT24.co Kepedulian Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Imam Zamroni, kepada masyarakat, menuai ragam komentar positif dari berbagai kalangan masyarakat. Termasuk pada Sabtu (10/9/22), Kapolres datang ke Pesantren Syekh Ahmad Daud Nabundong Baru guna meninjau pembangunan 15 pondok santri yang sempat terbakar.
Baca Juga:
Tak ayal, aksi terpuji Kapolres tersebut “dibanjiri” apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya, dari Pimpinan Pesantren Syekh Ahmad Daud Nabundong Baru, KH Ahmad Daud Siregar. Saat menerima kunjungan Kapolres di Aula Pesantren di Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), KH Ahmad mengapresiasi Kapolres.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres dan rombongan karena masih mau peduli kepada kami yang sedang mengalami musibah sekalipun berada di pelosok. Semoga Bapak kapolres dan jajarannya diberikan kemudahan dalam bertugas, dilancarkan rezekinya, dan selalu dilindungi oleh Allah SWT,” ungkap KH Ahmad.
Bahkan, KH Ahmad mengaku bangga atas kunjungan dari Kapolres. Menurut KH Ahmad, ini merupakan kali pertama seorang pejabat pemerintahan mau berkunjung ke Pesantren yang diasuhnya.
“Kami juga ucapkan selamat datang ke Bapak Kapolres dan rombongan atas kehadirannya di tempat kami. Yang dimana hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami dikarenakan baru kali ini ada pejabat pemerintahan mau datang berkunjung ke tempat kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Camat Batang Onang, Sofyan Arifin Hasibuan. Mewakili unsur pemerintah, Camat mengucapkan terimakasih kepada Kapolres beserta rombongan dalam rangka melihat keadaan pesantren yang sedang mengalami musibah. Menurut Camat, bantuan yang akan diserahkan Kapolres, tentunya akan sangat berguna untuk meringankan beban pesantren.
Sementara, Kapolres saat ditemui mengungkapkan bahwa selain bersilaturahmi dengan Pimpinan Pesantren, para Guru, santri, dan santriwati, pihaknya meninjau pembangunan Pondok santri sebanyak 15 pintu. Bahkan, orang nomor satu di jajaran Polres Tapsel itu tak segan terlibat langsung memegang palu untuk membantu proses pembangunan pondok secara langsung.
“Selain itu, kami juga datang membawa 50 paket sembako dengan rincian, beras 5 Kg, minyak goreng 1 Liter, gula pasir 1 Kg, susu kaleng, dan teh celup. Mungkin tak banyak yang bisa kami berikan, tapi semoga ini dapat menjadi manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” tutur Kapolres.
Sebelumnya, pada Selasa (30/8/22) sebanyak 30 hingga 60 pondok di kawasan Pesantren tersebut terbakar hingga menimbulkan kerugian materil lebih kurang ratusan juta rupiah.zal
Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
News
Titian Muhibah PTM ESU&ndashMalaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun
Sport
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
kota
M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara
kota
Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menyal
kota
sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotik
News
sumut24.co ASAHAN, Proyek pemasangan pipa gas jalur Dumai hingga Sei Mangkei yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan
News
Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquoSarina Medan&rsquo
News