Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
ASAHAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Kabupaten Asahan Sumatera Utara tidak terkejut dengan pemberitaan, adanya Murid-murid di SMPN 2 Silau Jawa Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan yang duduk bersila dilantai saat mengikuti mata pelajaran yang sedang berlangsung.
Mursaid selaku Kabid Dinas Dikjar yang membawahi SMP se-kabupaten Asahan saat di konfirmasi lewat telpon oleh awak Media, Senin (05/09/2022), dengan mengatakan, “hal yang biasanya itu bang, namanya juga belajar Agama terkadang dilantai terkadang juga diatas pohon bahkan bisa juga dibawah pohon, kan dalam satu hari murid-murid yang mengikuti mata pelajaran Agama paling lama cuma dua jam saja,” ucap Mursaid dari ujung telpon.
Diduga Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Asahan tidak peka dengan apa yang sudah terjadi di wilayah kerjanya, bagaimana mungkin anak didik yang belajar Agama dilantai yang sudah dialami bertahun dianggap hal yang wajar, bahkan ironisnya anak didik diruangan dianggap sedang mengikuti kegiatan pecinta alam dengan mengumpamakan duduk dibawah pohon.
Sebelumnya Zahrilla, S.Ag selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Silau Jawa saat dikonfirmasi oleh awak Media sudah mengakui jika tidak ada uang untuk membeli meja dan kursi sebanyak 20 set untuk anak didiknya yang mengikuti mata pelajaran agama, “saya baru delapan bulan menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMPN 2 Silau Jawa, apalah yang bisa saya berbuat dengan waktu delapan bulan, dan saya tidak ada uang untuk membeli meja dan kursi sedangkan uang saya untuk memperbaiki MCK saja belum ada kembali,” ucapnya.
Dari jawaban Kepala Sekolah SMPN 2 Silau Jawa dengan jawaban Kabid Dikjar bagian SMP sangatlah tidak sinergi, sehingga ada dugaan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Asahan tidak memahami permasalahan yang timbul di wilayah kerjanya, bagaimana mungkin dimasa NKRI yang sudah merdeka 77 tahun lamanya namun sistem belajar yang terkesan ala tempo dulu dianggap hal wajar.
Sementara para orang tua murid sudah sangat mengeluh dengan adanya pengaduan anaknya yang tidak konsentrasi saat belajar agama karena duduknya dilantai, seperti ungkapan N. Sibuea yang mengatakan “Saya selaku org tua murid sangat prihatin melihat anak saya belajar dilantai, terus saya berpikir semakin tahun katanya zaman semakin modern dan semakin canggih, ada dana BOS segala, lantas kenapa semakin bobrok pula peralatan sekolah,” ungkapnya. (tec)
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des
News
Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu
kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota
sumut24.co ASAHANl, Semangat baru bergulir di kancah politik Kabupaten Asahan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PS
News
Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
News
Titian Muhibah PTM ESU&ndashMalaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun
Sport
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
kota