Sabtu, 14 Maret 2026

Usai Sholat Jumat Pancang Pembangunan Masjid Agung Dipasang

Administrator - Jumat, 03 Februari 2017 05:11 WIB
Usai Sholat Jumat Pancang Pembangunan Masjid Agung Dipasang

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pembangunan dan perluasan kembali Masjid Agung Medan dimulai dengan pemasangan pancang pondasi. Pemasangan pancang tersebut dimulai, Jumat (3/2) seusai Salat Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan, Musa Idhishah didampingi Sekertaris Umum Panitia Pembangunan Abdul Hakim Siagian kepada wartawan, Kamis (2/2).

Musa Idhishah memaparkan setelah melalui proses tender pada 26 Desember 2016 hingga 26 Januari 2017, maka keputusannya PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero sebagai kontraktor tunggal pembangunan dan perluasan Masjid Agung Medan.

Musa Idhishah yang biasa disapa Dodi mengatakan, pembangunan Masjid Agung Medan sesuai rencana akan selesai pada akhir 2018, termasuk pembangunan menara Masjid tertinggi ketiga di dunia dengan tinggi 199 meter.

Doddi menerangkan, adapun kontrak pengerjaan dan pembangunan Masjid Agung Medan dibuat dengan sistem harga satuan untuk masing-masing pekerjaan. “Jadi pekerjaan kontraktor ini dibuat dengan sistem rancang bangun (Desaign and Build),” katanya.

Dia menambahkan, sesuai rencana, paparnya Masjid Agung Medan dibangun sebagai pusat kajian pengetahuan Islam di Sumut, dan sebagai kebanggaan umat muslim. Kebanggaan itu karena menara masjid yang dibangun merupakan tertinggi ketiga di dunia, setinggi 199 meter pada satu menara dan menara berikutnya setinggi 99 meter.

Selanjutnya total luas bangunan masjid utama seluas 14.388 meter persegi dengan tiga lantai, dilengkapi parkir untuk menampung 570 mobil, dan parkir sepeda motor 500 unit. Ada juga gedung serbaguna 6.676 meter persegi.

“Adanya pengembangan pembangunan Masjid Agung Medan akan bisa menampung sepuluh ribu jamaah, sedangkan sekarang ini menampung 1.200 jamaah,” katanya.

Di tempat yang sama, Doddi kembali menjelaskan, sebagai tambahan yang akan disiapkan panitia pembangunan Masjid Agung Medan, yakni seluruh air untuk masjid nantinya air layak minum. Di mana sistem pengelolaan air, seluruh air yang diambil dari Masjid Agung layak minum.

Untuk memulai pekerjaan ini, panitia akan membuat kegiataan dengan pemencetan tombol sirene dimulainya pengerjaan pembangunan.

Lebih lanjut, Abdul Hakim menyampaikan, untuk memuluskan pelaksanaan pembangunan Masjid Agung Medan, kami mengajak seluruh umat Islam agar menyalurkan infaq pembangunan secara berjamaah ke sejumlah bank yang sudah kerjasama dengan panitia pembangunan Masjid Agung Medan.

Diantaranya Bank BNI Syariah Cabang Medan No. Rek 2222.555.117, BRI Medan Putri Hijau No. Rek (Rp) 005.031.003.898.308 (USD) 005.302.000.135.309 Swift Code BRINIDJA, Bank Muamalat a.n Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan No Rek 4820004131, Cimb Niaga Syariah 506-0100161.002 dan Bukopin Syariah 88003150551 serta Bank Sumut Syariah cab Multatuli Medan No Rek : 611.030.100.16789. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
Ramadan Penuh Berkah, IKA UNPAB Gelar Buka Puasa Bersama dan Aksi Berbagi Takjil
PLN Pastikan Kesiapsiagaan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Selama Ramadan Hingga Idulfitri 1447 H
Bupati Didampingi Wakil Bupati Asahan Hadiri Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Dinas Kesehatan
komentar
beritaTerbaru