Medan I Sumut24.CO
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Muhammad Irzal, SE., ME, resmi mengukuhkan Anggota Kehormatan Juang Kencana (Juken) Sumatera Utara dan Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Sumatera Utara Tahun 2022 di Hotel Ibis Medan, Selasa siang (9/8/2022).
Baca Juga:
Kelima Anggota Juang Kencana Sumut tersebar yakni H Musa Rajecksah (Wagubsu dan Ketua TTPS Sumut) , H Asban Ritonga SH (Ketua PWRI Sumut), H Nurdin Lubis SH (Ka Kwarda Pramuka Sumut), Prof Drs Heru Santosa MS Ph D (Ketua KKI Sumut) dan Dr Kuntoro Budiarta (Ketua AKU Sumut).
Muhammad Irzal juga mengukuhkan tujuh Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Sumut yakni: H Asban Ritonga SH (Ketua PWRI Sumut), H Nurdin Lubis SH (Ka Kwarda Pramuka Sumut), Prof Drs Heru Santosa MS Ph D (Ketua KKI Sumut) , Dr Kuntoro Budiarta (Ketua AKU), H Budiman Ginting SH (Ketua Juken Sumut), M Rahmadian Shah SH (Tokoh Masyarakat), dan Mulia Asri Rambe SH (Tokoh Masyarakat).
Sementara itu Wagubsu H Musa Rajecksah dalam arahannya sangat mengapresiasi program kerja BKKBN Sumut yang terus gigih dan bekerja keras untuk menurunkan angka stunting di Sumut.
Wagubsu sangat terharu kepada para pendamping desa mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten kota hingga tingkat provinsi, meski hanya menerima honor yang kecil tapi kerjanya sangat semangat untuk menciptakan keluarga sehat dan berkualitas .
“Para pendamping desa bekerja dengan sepenuh hati sesuai panggilan hati nuraninya. Ini semua dijadikan amal jariyah, pekerjaan yang mulia, meski pada dasarnya ini semua sebagai tanggungjawan Pemprovsu dan BKKBN Sumut. Bahkan saya lihat di usia para Juken yang sudah paripurna (60-an) ke atas dan purnabakti, masih tetap semangat bekerja. Saya sebagai Wagubsu berjanji akan memberikan bantuan untuk seluruh anak yang mengalami stunting di Sumut. Jadikan ini sebagai motivasi, agar semu anak-anak kita sehat dan hidupnya berkualita serta sejahtera . Mari sama-sama semua elemen yang ada di Sumut, kita turunkan angka stunting di Sunut yang sekarang ini mencapai 25 persen menjadi 14 persen,” harap Wagubsu.
Pada kesempatan itu Wagubsu bersedia memberikan bantuan untuk 1000 orang anak stunting, agar pemenuhan gizinya membaik dan bisa menjadi generasi yang sehat, berkualitas dan bisa mandiri.
Sebelumnya, Ketua Panitia H M Armen Ginting menyampaikan laporannya bahwa kegiatan hari ini berlangsung dua sesi acara. Paginya prelaksanaan Workshop Operasionalisasi Kampung KB Mitra JUKEN Tahun 2022 yang diikuti para Mitra Juken Perwakilan Kabupaten/Kota di Sumut.
Sesi kedua Kerjasama Kemitraan Porgram Bangga Kencaana dan PPS Penurunan Stunting antara BkKBN Sumut, Perkumpulan Juang Kencana (Juken), Kawarda Pramuka, Persatuan Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) dandalan kelompok. Sumut 2022
Semua program yang sedang dilakukan BKKBN Sumut untuk menurunkan angka stunting hingga 14.persen di Sumut, membutuhkan dukungan semua pihak.
“Program BKKBN Sumut mewujudkan Kampung KB di Sumut harus didukung semua pihak. Termasuk para donatur yang akan membantu tugas-tugas Juken di lapangan. Kita gandeng dan ajak semua donatur menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting, para tokoh masyarakat, tokoh muda, pengusaha, untuk membantu biaya anak asuh penderita stunting untuk perharinya Rp 15 ribu, perbulannya Rp 450 ribu sehingga program ini bisa berjalan 6 bulan kedepan.
Ketua Juang Kencana Sumut Budiman Ginting menambahkan, kita cnangkan keluarga kecil bahagia, melalui Kampung KB. Kehadiran dan dibentuknya Juken di Sumut sebagai organisasi masyarakat, paguyuban dan bukan organisasi politik. (red-1)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News