Sabtu, 22 Agustus 2026

Gubernur Kembali Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Sumut *Yakinkan Loyalitas Diukur Dari Kinerja, Bukan ABS

Administrator - Selasa, 31 Mei 2022 15:18 WIB
Gubernur Kembali Lantik Pejabat  Administrator dan Pengawas Pemprov Sumut *Yakinkan Loyalitas Diukur Dari Kinerja, Bukan ABS

MEDAN I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali melantik para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (31/5).

Baca Juga:

Sebanyak 27 pejabat administrator dan 3 pejabat pengawas diambil sumpah dan janjinya di hadapan Gubernur Sumut didampingi Pj Sekdaprov Afifi Lubis dan Kepala BKD Faisal Nasution. Serta turut menyaksikan di antaranya Kadis BMBK Bambang Pardede, Kadis Perhubungan Alfi Syahriza, Kepala BPBD Abdul Haris Lubis, Kadis Kehutanan Herianto, Kabiro Administrasi Pimpinan Basarin Yunus Tanjung, serta Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Bahruddin Siregar.

Dalam pidato arahannya, Gubernur kembali menekankan pentingnya kemampuan diri untuk menjalankan tugas sesuai jabatan yang diduduki. Sebab selain mahir, seorang pejabat harus taat aturan dan memiliki loyalitas yang tinggi kepada semua tingkatan.

“Loyal dan bisa bekerja sama, baik ke atas, ke samping dan ke bawah. Loyalitas itu bukan ABS atau asal bapak senang. Tetapi diukur dengan kejujuran, kebenaran, keberanian, tulus dan ikhlas. Anda pasti tahu mana yang benar, mana yang salah,” ujar Gubernur.

Gubernur pun mengingatkan agar para pejabat menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, hingga nama baik organisasi Pemprov Sumut. Di antaranya dengan bekerja keras, memiliki integritas serta mampu bekerjasama dengan atasa, sesama dan bawahan, sesuai profesi masing-masing.

“Saya sangat berharap, berbuatlah yang terbaik, tak usah macam-macam. Dengan bekerja keras, jaga intergritas,” sebut Gubernur.

Selain itu, menjawab pertanyaan wartawan, Gubernur juga menegaskan bahwa dalam pelantikan pejabat, tidak dilihat dari agama, suku atau etnis apa seorang ASN sehingga bisa menduduki jabatan teretentu. Tetapi bagaimana bisa bekerja dengan baik dan benar.

“Yakinkan itu, karena saya perlu orang yang bisa mengatasi masalah. Dan saya sampaikan ke BKD, meritokrasi harus dimaksimalkan. Agar pejabat yang dari bawah, siap dan mampu untuk menduduki jabatan di atasnya (regenerasi),” pungkasnya.w03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru