Jumat, 10 April 2026

Ini Dia Sungai Aare Situs Warisan Dunia UNESCO, Lokasi Tempat Putra Ridwan Kamil Hilang

Administrator - Jumat, 27 Mei 2022 03:52 WIB
Ini Dia Sungai Aare  Situs Warisan Dunia UNESCO, Lokasi Tempat Putra Ridwan Kamil Hilang

Swiss, Putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan, hilang saat berenang di kota Bern, Swiss. Emmeril atau yang biasa disapa sebagai Eril, terseret arus ketika menyusuri Sungai Aare.

Baca Juga:

Sungai Aare adalah anak sungai dari sungai Rhine dan merupakan sungai paling panjang yang mengalir sepenuhnya di Swiss. Sungai sepanjang 290 km ini mengalir dari Kanton Bern melewati danau Brien dan danai Thun hingga bertemu dengan sungai Rhine di dekat kota Waldshut, Jerman. Selama musim panas, Bern adalah surga bagi siapa saja yang menyukai air. Sungai Aare mengalir di tiga sisi kota Bern. Dengan air biru kehijauan yang sebening kristal, sungai ini menjadi bagian penting kehidupan kota Bern dan merupakan kebanggan penduduk lokal.

Sungai Aare juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Penduduk setempat Bern suka berenang menyusuri Aare yang berkelok-kelok. Sungai Aaree juga merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi turis yang berkunjung ke kota ini.

Asosiasi Penjaga Pantai Swiss (SLRG) dan kota Bern memberikan sejumlah tip penting bagi semua orang yang menghabiskan waktu di Aar

Tak hanya berenang, sungai Aare juga menawarkan berbagai aktivitas seperti mengarungi sungai dengan rakit, berjemur, hingga berkemah di dekat sungai .

Namun, perlu diketahui bahwa hanya perenang sudah berpengalaman yang direkomendasikan berenang di sungai Aare. “Berenang di Aare direkomendasikan hanya untuk perenang berpengalaman. Asosiasi Penjaga Pantai Swiss (SLRG) dan kota Bern memberikan sejumlah tip penting bagi semua orang yang menghabiskan waktu di Aare,” demikian tertulis dalam panduan wisata di situs Kota Bern. Sungai Aare adalah anak sungai dari sungai Rhine dan merupakan sungai paling panjang yang mengalir sepenuhnya di Swiss. Sungai sepanjang 290 km ini mengalir dari Kanton Bern melewati danau Brien dan danai Thun hingga bertemu dengan sungai Rhine di dekat kota Waldshut, Jerman

Penduduk Bern dengan senang hati membantu dengan ketidakpastian dan pertanyaan tentang titik masuk dan keluar serta tips untuk mengapung tak terlupakan di Aare,” sambung mereka. Pemerintah juga memperingatkan bahwa area daratan di sekitar Aare merupakan sebuah ekosistem yang sensitif. Mereka meminta seluruh pengunjung Aare untuk menjaga lingkungan sekitar dan tidak mengganggu hewan-hewan yang ada di sekitar sungai.

Kami meminta semua orang yang berada sekitar atau di sungai Aare untuk menghormati alam, tidak meninggalkan sampah, atau mengganggu hewan,” tulis mereka.rel/kp

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Inspiratif! Bupati Sergai Gowes Bareng OPD, Tinjau Jalan Sekaligus Kampanyekan Hemat Energi
Ketua PW Al-Ittihadiyah Sumut: Kedekatan dengan Allah dan Ikhtiar Jadi Kunci Keberhasilan
Halal Bihalal Yayasan Annas Hadirkan Ustazah dari London, Dr Asren : Dakwan Harus Memberikan Solusi Nyata
Transparansi Penyelidikan "Pod Getar" di Asahan Masih Menjadi Tanda Tanya
Dana Umat di BNI Belum Pulih, Paroki Aek Nabara Tunggu Kepastian Hukum
Gerak Cepat Brimob Sumut! AWC Diterjunkan, Kebakaran Ruko di Pematangsiantar Berhasil Dikendalikan Tanpa Korban Jiwa
komentar
beritaTerbaru