Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
MEDAN I Sumut24.co Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkomitmen menekan korban bencana alam hingga angka 0 atau zero victim. Hal tersebut dapat dicapai melalui sistem peringatan dini dan tindakan dini.
Baca Juga:
Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2021, Sumut masuk ke kategori sedang dengan skor 143,83. Walau dalam kategori sedang, sepanjang tahun 2021 bencana hidrometeorologi di Sumut cukup tinggi. Yaitu bencana terkait atmosfer, air, laut yang mengakibatkan intensitas hujan tinggi, angin kencang, puting beliung, banjir, tanah longsor, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.
Tercatat, sepanjang tahun 2021 terjadi 44 kali bencana banjir dan banjir bandang, serta 22 kali tanah longsor. Bencana ini merenggut 27 korban jiwa, 69 orang luka, 3 orang hilang dan 296 orang terpaksa mengungsi.
“Secara nasional, risiko bencana kita di urutan ke-16 dan di tahun 2021, banjir bandang, tanah longsor sudah merenggut banyak nyawa rakyat kita. Kita harus komitmen menekan korban jiwa sekuat tenaga,†kata Gubernur Edy Rahmayadi, saat memberikan kata sambutan di Seminar Dinamika Atmosfer Regional Pemprov Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (12/4).
Edy Rahmayadi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, karena menurutnya, bencana alam terjadi tidak terlepas dari ulah manusia yang merusak lingkungannya. Dengan laju pertumbuhan penduduk 1,28% (data BPS) isu kerusakan lingkungan menurutnya akan meningkat.
“Kita harus menjaga alam, maka alam akan menjaga kita, kita harus jaga keseimbangannya. Dan sekarang jumlah penduduk Sumut sudah mencapai sekitar 15 juta jiwa dan terus tumbuh, kalau kita tidak memperhitungkan ini, mengabaikan peringatan BMKG sudah pasti sulit menghindari jatuhnya korban jiwa,†ungkap Edy.
Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini kebiasaan masyarakat Indonesia dan sebagian besar negara berkembang kurang peduli dengan peringatan dini dan prakiraan cuaca. Sehingga jatuhnya korban jiwa sulit dihindari, karena tidak adanya aksi cepat dini.
“Kurang dipedulikan dan tidak mendapat aksi cepat sehingga bisa berakibat buruk. Sekarang kita berupaya zero victim,†kata Dwikorita, melalui video conference.
Dwikorita juga mengingatkan, pentingnya mitigasi awal pemanasan global, karena pemanasan global memicu kondisi cuaca ekstrim. Cuaca ekstrim menurutnya akan meningkatkan terjadinya bencana hidrometeorologi.
“Kalau tidak kita mitigasi awal, kondisi bisa lebih buruk lagi, panas akan bertambah dan terus bertambah,†kata Dwikorita.
Pada seminar ini, Pemprov Sumut dan BMKG juga menandatangani Nota Kesepahaman untuk menekan korban jiwa pada bencana alam. Melalui Nota Kesepahaman ini sinergi, konektivitas, kerja sama yang kuat akan tercipta sehingga bisa mewujudkan zero victim.
Hadir pada seminar kali ini Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah 1 Medan Edison Kurniawan, Kepala BPBD Pemprov Sumut Abdul Haris Lubis dan OPD terkait. Hadir juga Rektor USU Muryanto Amin, OPD Kabupaten/Kota se-Sumut secara virtual.w03
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
News
Medan sumut24.co Kasus dugaan Penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal ke Malaysia yang dilakukan oleh seorang oknum Agen pen
Hukum
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
News
Thailand sumut24.co Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda Sp.PD., MARS., CfrA, didampingi Kaunit Kermab
News
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des
News
Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu
kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota