Sabtu, 22 Agustus 2026

Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Hingga Idul Fitri Cukup

Administrator - Sabtu, 09 April 2022 16:01 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Hingga Idul Fitri Cukup

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Baca Juga:

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri tahun ini cukup.

Hal itu disampaikannya saat meninjau kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sabtu (9/4/2022).

“Pasokan BBM kita cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri mendatang,” ujarnya kepada wartawan.

Tampak ikut mendampingi Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) H Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra dan Camat Tebingsyahbandar Samino.

Menurut Arifin, kedatangan pihaknya bersama para unsur Forkopimda Sumut ke SPBU itu untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM selama bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran tahun 2022 tetap terpenuhi.

“Kita mengantisipasi permintaan yang meningkat karena kegiatan ekonomi di tengah masyarakat juga ikut meningkat. Insya Allah untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri kali ini pasokan BBM cukup. Bahkan kalau diperlukan akan kita tambah 10 persen,” katanya.

Di bagian lain, Arifin menegaskan bahwa pemakaian BBM solar bersubsidi harus diarahkan tepat sasaran. Sehingga ke depannya, kendaraan-kendaraan yang berhak saja yang bakal diprioritaskan untuk diisi bahan bakar tersebut.

Lalu, ia juga menyoroti soal tren peralihan para konsumen yang terjadi belakangan ini. Dia mengakui, disparitas (perbedaan) harga menjadi salah satu penyebab masyarakat beralih mengonsumsi BBM yang bersubsidi.

“Bayangkan saja, BBM non-subsidi dengan Biosolar (bersubsidi) sekarang bedanya cukup jauh, sekitar Rp 8.000/liter. Akibat kondisi itu, masyarakat yang seharusnya mendapatkan BBM subsidi malah tidak kebagian,” bebernya.

Arifin pun menyebut, yang membentuk disparitas harga adalah gangguan suplai minyak global akibat geopolitik Rusia dengan Ukraina, sehingga membuat harga minyak dunia melambung tinggi.

“Minyak-minyak Rusia diembargo (dilarang) tidak boleh keluar. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan suplai sehingga minyak dunia tinggi dan susah didapat,” ungkapnya sembari menambahkan, harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah apabila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru