Safari Ramadan Inalum Sambangi Parhutaan Silau, Masjid Dibantu, Anak Yatim Disantuni
sumut24.co BATUBARA, Suasana Ramadan di Desa Parhutaan Silau, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, terasa lebih hangat.Soalnya, mana
News
MEDAN | SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengapresiasi kinerja polisi dan BNN dalam hal memberantas narkoba khususnya di Sumatera Utara. Pemberantasan narkoba ini harus lebih ditingkatkan, melihat angka peredaran narkoba di daerah ini tinggi.
Baca Juga:
“Waspadai peredaran narkoba model atau modus baru dan mangsa baru yang marak akhir-akhir ini. Bandar narkoba sudah mengincar sekolah mulai SD hingga lingkungan pesantren. Seluruh masyarakat harus mewaspadainya,” tegas Gubsu Erry dalam pemaparan bersama Polda Sumut dengan BNN Sumut di Mapoldasu, Senin (31/10).
Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry Nuradi juga mengatakan, karena tingginya angka penggunaan narkoba di Sumut, Pemprovsu bersama Poldasu serta BNN akan segera membentuk Satgas Penanggulangan Narkoba Terpadu. “Kami berkomitmen akan membentuk satuan tugas khusus penanggulangan narkoba,” tegasnya.
Dalam pemaparan narkoba yang dihadiri langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto, dipajangkan barang bukti sabu – sabu seberat 104,08 kilogram, ganja 336,05 kilogram, ekstasi 50.433 butir dan heroin satu kilogram dengan 40 laporan polisi dan 50 tersangka.
Kepala BNN Sumut Brigjen Andi Loedianto mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap modus baru penyelundupan narkoba jenis sabu – sabu yang dipasok melalui perairan. Para pelaku menyelundupkan barang terlarang yang sudah dikemas rapi itu dengan memasukkannya ke dalam tong pelampung.
“Modus baru ini untuk menghindari kecurigaan orang, termasuk jika berpapasan dengan petugas. Sepintas, tong yang mengapung di tengah perairan adalah pelampung,” ujarya.
Andi mengatakan, upaya sindikat narkoba internasional itu untuk mengelabui petugas. Narkoba itu kemudian digiring kelompok sindikat sampai ke daratan. Meski pemasok narkoba itu sangat lihai namun tetap dapat terungkap oleh petugas yang melakukan penangkapan.
“Ada sebanyak 85 kilogram sabu – sabu yang disita dari lokasi penangkapan di Labuhanbatu. Tersangkanya sedang diproses untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Kasus ini terungkap berdasarkan informasi dari level bawah, yang kemudian dikembangkan sehingga modus baru itu terungkap,” katanya.
Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebutkan, seluruh barang bukti yang disita itu adalah hasil tangkapan selama bulan Oktober 2016. Saat ini, ada pil ekstasi yang dijual sangat mirip dengan permen. Ekstasi ini model terbaru. Kasus ini juga sudah terungkap,” kata Rycko.
Menurut Irjen Rycko, pil ekstasi model baru dengan warna menarik itu sengaja dibuat dan diedarkan kelompok sindikat untuk menarik perhatian dengan sasaran utamanya adalah kalangan pelajar.
Beda dengan model konvensional yang berbentuk pil, ekstasi tersebut memiliki model mirip permen. Selain memiliki model yang lebih besar dari biasanya, ekstasi tersebut memiliki warga yang menarik yakni ungu, hijau dan kuning. “Satu pil ektasi memiliki dua warga sekaligus,” ujar Rycko.
Untuk jajaran Polda Sumut, barang bukti tersebut berasal dari Polrestabes Medan, Polres Deli Serdang, Langkat, Tapteng, Polrestabes Medan, Tanjung Balai, Sidempuan dan Madina.
Sebulan, Poldasu dan BNNP Sumut Bekuk 47 Tersangka
Sebanyak 47 orang tersangka dalam 39 kasus tindak pidana narkotika, diamankan Polda Sumut bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, dalam sebulan terakhir atau Oktober 2016.
Dari para tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti narkoba jenis heroin sebanyak 1 kg, sabu sebanyak 19,3 kg, ganja sebanyak 336 kg, dan pil ekstasi sebanyak 162 butir.
Salah satu dari tersangka, Faisal Khudri (38) warga Jalan Kawat 7, Lingkungan IX Perumaham Puri Blok C, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, ditangkap dari kediamannya, Sabtu (29/10) sekitar pukul 17:00 Wib.
Informasi diperoleh, Senin (31/10), semula petugas kepolisian dari Sat Brimob Polda Sumut mendapat informasi bahwa pelaku merupakan bandar narkoba. Petugas kemudian langsung datang ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku di pinggir jalan.
Selanjutnya pelaku dibawa ke kediamannya untuk dilakukan penggeledahan. Di sana petugas mendapatkan barang bukti sebanyak 9 kg sabu, dua unit handphone dan satu sepeda motor Honda Beat BK 6382 AGE.
Selanjutnya petugas membawa tersangka ke Sat Brimob Poldasu yang kemudian diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut untuk dilakukan pengembangan. Dari pengakuannya, pelaku mendapat barang haram tersebut dari tersangka bernama BOS yang masih dalam pengejaran.
Atas perbuatannya, para tersangka pun dijerat Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana seumur hidup atau hukuman mati dengan denda maksimal Rp 10 miliar.
Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan dari semua barang haram tersebut, pihaknya berhasil mengamankan ekstasi dengan model baru.
Beda dengan model konvensional yang berbentuk pil, ekstasi tersebut memiliki model mirip permen. Selain memiliki model yang lebih besar dari biasanya, ekstasi tersebut memiliki warga yang menarik yakni ungu, hijau dan kuning. “Satu pil ektasi memiliki dua warga sekaligus,” katanya.
Sedangkan Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjen Andi Loedianto mengatakan ekstasi dengan model dan warna yang menarik tersebut sangat mudah menarik perhatian anak muda. Diduga ekstasi tersebut sengaja diproduksi untuk menjerat pelajar.
“Walaupun ekstasi ini jenis baru, tapi kita sudah pernah dapatkan ini di Tapanuli Tengah,” katanya.
Untuk jajaran Polda Sumut, barang bukti tersebut berasal dari Polrestabes Medan, Polres Deli Serdang, Langkat, Tapteng, Polrestabes Medan, Tanjung Balai, Sidempuan dan Madina.
Dalam pemaparan tersebut selain dihadiri para pejabat utama di Poldasu, turut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. (W03/W08)
sumut24.co BATUBARA, Suasana Ramadan di Desa Parhutaan Silau, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, terasa lebih hangat.Soalnya, mana
News
Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang dige
News
Antisipasi Gerakan Radikal Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H.
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil melakukan pengoperasian (energiz
kota
Buka Puasa Bersama, MES Perkuat SinergiPemangku Kepentingan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co MEDAN, Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sei
kota
sumut24.co MEDAN, Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM)
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh berkah menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Asahan yang ke80, P
News
sumut24.co BALIGE, Rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Toba ke 27 tahun 2026 diwarnai dengan perlombaan Tenun Sirat Tojuk Tingkat Pela
News
Medan, Sumut24.co Perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) Food Division menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan kalangan ins
News