Sabtu, 22 Agustus 2026

Wali Kota Bersama Keluarga Diculik, Saat Ditemukan Begini Kondisinya

Administrator - Selasa, 05 April 2022 10:44 WIB
Wali Kota Bersama Keluarga Diculik, Saat Ditemukan Begini Kondisinya

Ukraina I Sumu24.co

Baca Juga:

Pihak berwenang Ukraina telah menemukan mayat lima warga sipil dengan tangan terikat di sebuah desa di sebelah barat Kiev, ibu kota Ukraina.

Di antaranya termasuk mayat wali kota, suami dan putranya.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (5/4/2022), kepolisian Ukraina menunjukkan empat mayat kepada wartawan AFP, termasuk mayat sang wali kota, yang setengah terkubur di sebuah kuburan di hutan pinus yang berbatasan dengan rumahnya di Motyzhyn.

Mayat kelima ditemukan di sebuah sumur kecil di taman.

Para korban tewas, termasuk dua pria yang bukan bagian dari keluarga wali kota, ditemukan dengan kondisi tangan-tangan mereka diikat ke belakang.

Polisi mengatakan bahwa wali kota, Olga Sukhenko yang berusia 50 tahun, suaminya dan putra mereka, diculik oleh pasukan Rusia pada 24 Maret lalu.

Warga mengatakan bahwa wali kota perempuan itu dan suaminya telah menolak untuk bekerja sama dengan pasukan invasi Rusia.

Sebelumnya pada 11 Maret lalu, wali kota Melitopol di Ukraina selatan juga diculik oleh pasukan Rusia, tetapi dibebaskan setelah beberapa hari.

Sementara itu di Bucha, sebuah kota yang terletak sekitar 30 kilometer di utara Motyzhyn, mayat-mayat warga sipil ditemukan berserakan di jalan-jalan dan di kuburan-kuburan massal.

Pemerintah Rusia dengan tegas membantah tuduhan terkait pembunuhan warga sipil, termasuk di Bucha, dan menyebut gambar-gambar mayat dan kuburan massal di sana telah direkayasa oleh Ukraina untuk menyalahkan Rusia.

Namun, sejumlah citra satelit tampaknya mematahkan argumen Rusia yang menyebut mayat-mayat bergelimpangan di kota Bucha itu baru muncul setelah pasukannya menarik diri dari area tersebut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (5/4/2022), foto atau citra satelit yang dirilis Maxar Technologies pada pekan ini menunjukkan keberadaan mayat-mayat berpakaian sipil yang dibiarkan begitu saja tergeletak di area terbuka dan jalanan Bucha sejak beberapa pekan terakhir, saat pasukan Rusia masih menguasai area tersebut.

Citra satelit Maxar soal situasi jalanan kota Bucha yang diambil sejak pertengahan Maret lalu menunjukkan sejumlah warga sipil tergeletak di tengah atau di tepi jalanan, yang baru-baru ini menjadi lokasi para pejabat Ukraina menemukan mayat-mayat bergelimpangan usai pasukan Rusia menarik diri.

“Citra satelit Maxar yang beresolusi tinggi yang dikumpulkan di atas Bucha, Ukraina (sebelah barat laut Kiev) memverifikasi dan memperkuat video dan foto di media sosial baru-baru ini yang mengungkapkan mayat tergeletak di jalanan dan ditinggalkan di tempat terbuka selama berminggu-minggu,” sebut juru bicara Maxar Technologies, Stephen Wood, dalam pernyataannya.

“Citra satelit Maxar yang beresolusi tinggi yang dikumpulkan di atas Bucha, Ukraina (sebelah barat laut Kiev) memverifikasi dan memperkuat video dan foto di media sosial baru-baru ini yang mengungkapkan mayat tergeletak di jalanan dan ditinggalkan di tempat terbuka selama berminggu-minggu,” sebut juru bicara Maxar Technologies, Stephen Wood, dalam pernyataannya.Red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru