Sabtu, 22 Agustus 2026

Sebut Bupati Perlu Diajari Pancasila, Kader PP Sergai Minta Romo Syafii Jangan Asal Bicara

Administrator - Sabtu, 19 Maret 2022 06:02 WIB
Sebut Bupati Perlu Diajari Pancasila, Kader PP Sergai Minta Romo Syafii Jangan Asal Bicara

 

Baca Juga:

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Romo Syafii dituding telah membuat kegaduhan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Pasalnya, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ini telah melontarkan perkataan yang membuat para kader Pemuda Pancasila (PP) di Kabupaten Sergai merasa geram.

Kegaduhan itu muncul, terkait telah beredarnya video pernyataan Romo H.R. Muhammad Syafii di halaman Facebook Riski center pada tanggal 15 Maret 2022 lalu.

Dalam video itu, Romo mengatakan, “misalnya menegakkan hukum membuat ketertiban dengan mukulin pedagang, merusak barang dagangan itu penghianat Pancasila, jadi kalau satpol PP yang melakukan itu, Satpol PP ini perlu di ajari Pancasila kalau yang memerintahkan nya Bupati, Bupati perlu di ajari Pancasila”.

Video berdurasi 31 detik tersebut, di share di akun Facebook resmi milik ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan. Dalam video singkat itu, kalimat yang di lontarkan Romo itu sangat melukai hati para kader PP di Kabupaten Sergai.

Sebab, kata kata Romo tersebut, sangat tendensius serta mendiskreditkan Bupati Sergai yang merupakan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kabupaten Sergai.

“Selaku Kader PP, kami sangat kecewa dengan perkataan Romo. Apalagi perkataan itu menyinggung Bupati Sergai yang merupakan Ketua MPO PP Sergai,” ungkap Ketua PAC PP Kecamatan Sei Rampah Gopal Simbolon di Sei Rampah, sabtu (19/4/2022).

Seharusnya, kata Gopal, selaku anggota DPR RI, Romo Syafii itu memberikan pernyataan yang jelas dan gamblang, jangan membodoh bodohi masyarakat dengan kata-kata yang tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

“Kami minta, Romo itu jangan asal bicara, kalau tidak tahu fakta dilapangan. Janganlah bodoh bodohi masyarakat dengan perkataan yang tendensius serta mendiskreditkan seseorang,” ucap Gopal kesal.

Dijelaskan Gopal, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai merelokasi pekan lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah itu tujuannya jelas, yakni menjalankan program terkait penataan dan pembinaan pasar rakyat, pusat pembelanjaan dan toko swalayan.

Penataan itu sendiri mengacu pada perda nomor 7 tahun 2018 tentang penataan dan pembinaan pasar rakyat, pusat pembelanjaan dan toko swalayan.

“Seharusnya, DPR itu mitra dari eksekutif yang menjalankan Pemerintahan sesuai peraturan perundang-undangan, bukan malah memprovokasi masyarakat dengan narasi yang tidak sesuai dengan fakta. Perkataan Romo ini, jelas sangat tidak pantas dan melukai hati para kader PP yang ada di Sergai,” ujar Gopal.

Sementara itu, belum diketahui pasti, acara apa yang digelar oleh anggota DPR RI Romo Syafii yang beredar luas tersebut. Namun, hingga saat ini, video berdurasi 31 detik itu telah dibagikan sebanyak 11 kali. (Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polda Sumut Tetapkan Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Sebagai Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
komentar
beritaTerbaru