Wakil Bupati Asahan Apresiasikan Kodim 0208/As Sebagai Pelopor Panen Raya Padi Gogo
sumut24.co ASAHAN, Kodim 0208/As menggelar kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Tanam Padi Gogo, di Lahan Makodim 0208/As, Jalan Jenderal S
News
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Jaksa Agung HM Prasetyo untuk menelusuri keberadaan dokumen Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir. Pencarian data ini dilakukan untuk mengetahui adakah yang masih bisa didalami dari kasus itu.
Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi mengatakan, Presiden sudah mendengar pembicaraan soal TPF Munir yang tengah ramai dibicarakan publik. Karena itu, Jokowi langsung memerintahkan Jaksa Agung untuk menelusuri dokumen itu.
“Presiden menyampaikan telah memerintahkan Jaksa Agung yang pertama menelusuri keberadaan TFP itu. Hasil TPF itu, setelah ditelusuri sejauh mana penyelesaian dari kasus almarhum Pak Munir itu sudah dilakukan di era kepemimpinan terdahulu, sampai mana itu. Barang kali yang disampaikan Presiden kepada Jaksa Agung, sehingga bisa ditelusuri lebih lanjut apakah ada novum baru yang kemudian bisa ditindaklanjuti,” jelas Johan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/11).
Kasus ini bukan tanpa penanganan. Kasus pembunuhan Munir juga sudah sampai persidangan dan sudah ada terpidana. Perintah Jokowi kali ini untuk memastikan apakah masih ada yang bisa ditindaklanjuti dari kasus ini.
“Presiden tadi saya konfirmasi akan juga memerintahkan selanjutnya mungkin nanti bisa mengonfirmasi kembali setelah Jaksa Agung mungkin Kepolisian Mabes Polri terkait kasus ini,” imbuh dia.
Mantan Juru Bicara KPK itu memastikan Presiden sangat concern dengan penyelesaian kasus terdahulu yang dianggap belum selesai. Hal itu juga ditekankan saat pertemuan Jokowi dengan para pakar dan ahli hukum beberapa waktu lalu.
“Dalam konteks kerangka yang lebih besar, reformasi di bidang hukum salah satu yang ingin dilakukan pemerintah sekarang adalah persoalan-persoalan masa lalu. Waktu itu yang disebut adalah kasus almarhum Munir,” ujar Johan.
Johan memastikan, penanganan masalah ini akan dilakukan secara simultan. Untuk menyelesaikan kasus ini tentu langkah pertama harus ditemukan dulu dokumen kasus pembunuhan Munir yang sejauh ini sudah masuk ke pengadilan dan sampai ada terpidana.
“Oleh Presiden disampaikan pada Jaksa Agung ditelusuri, tentu cari dulu dokumennya. Ini kan seolah enggak ketemu di Setneg tapi memang enggak ada. Yang pasti presiden concern untuk menyelesaikan persoalan ini,” pungkas Johan. (int)
sumut24.co ASAHAN, Kodim 0208/As menggelar kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Tanam Padi Gogo, di Lahan Makodim 0208/As, Jalan Jenderal S
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut kedatangan Tim Safari Ramadhan Polda Sumatera Utara yang dipimp
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri kegiatan pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kepada
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung bersama Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra mengik
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri kegiatan bertajuk Lebaran Yatim Berbagi Bingkisan
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmen dalam menjalankan tata kelola perus
kota
sumut24.co MEDAN, Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menghadirkan inovasi teknologi pembelajaran AlQuran bagi penyandang disabil
kota
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan Kabupaten Asahan menggelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelay
News
Polresta Deli Serdang Laksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gelar Bazar Pasar Murah
kota
Laporan Dugaan Pembukaan Hutan Tanpa Izin di Labura Mengacu UU Kehutanan dan UU Perusakan Hutan
kota