Sabtu, 22 Agustus 2026

Sosok AKP Novandi Dikenal Baik dan Agamais, Juga Miliki Keluarga Harmonis

Administrator - Kamis, 10 Februari 2022 09:04 WIB
Sosok AKP Novandi Dikenal Baik dan Agamais, Juga Miliki Keluarga Harmonis

 

Baca Juga:

JAKARTA I Sumut24.co

AKP Novandi Arya Kharizma yang meninggal dunia pada kecelakaan tunggal di kawasan Senen Jakarta Pusat, dikenal sebagai pribadi yang baik dan agamais.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hubungan keluarga Novandi juga harmonis. Dari keterangan orang yang mengenalnya, hubungan keluarga Novandi sebagai keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

“Bukan bermaksud menepis atau membantah misteri perempuan yang turut berada di dalam mobil bersama Novandi. Tapi begitulah sosok Novandi yang banyak dikenal. Di kesatuannya, yang bersangkutan juga dikenal cerdas dan pintar sehingga dikirim untuk pendidikan,” ucap narasumber yang enggan dituliskan identitasnya. Ia juga menyebut Polri kehilangan sosok perwira muda.

Novandi yang tugas di Satuan Pol Air Berau, Kalimantan Utara, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal maut yang menyebabkan mobil terbakar di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Diketahui, AKP Novandi Arya Kharizma merupakan anak kandung Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kalimantan Utara. Zainal Arifin Paliwang sebelum menjadi gubernur adalah seorang polisi dengan pangkat Brigjen. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri. Paliwang merupakan lulusan Akpol 1986 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Update terkait kasus kecelakan maut tersebut, Polda Metro Jaya menetapkan, Fatimah, perempuan yang satu mobil dengan Novandi dan juga turut meninggal dunia, menjadi tersangka.

Fatimah yang diketahui merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditetapkan polisi menjadi tersangka karena yang bersangkutan mengemudikan mobil saat kecelakaan tunggal terjadi.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan bahwa Fatimah yang turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu diketahui sebagai pengemudi mobil Camry yang ditumpangi AKP Novandi Arya Kharizma.

Menurut Kombes Sambodo, hal itu terungkap setelah penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Karena penyidik menyimpulkan bahwa saudara F sebagai pengemudi, dengan demikian maka saudari F dijadikan sebagai tersangka dalam kasus laka lantas tersebut,” ujar Sambodo kepada wartawan, Rabu (9/2/2022).

Menurut Sambodo, Fatimah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga lalai saat mengemudi hingga menyebabkan kecelakaan tunggal dan mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

“Karena ini laka lantas tunggal, kemudian pengemudinya adalah saudari F, menyebabkan korban saudara NAK meninggal. Maka si pengemudi saudari F ini dijadikan tersangka. Itu kesimpulannya,” ungkap Sambodo.

Namun karena pengemudinya turut meninggal dunia, maka Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan kasus kecelakaan ini.

Adapun kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (7/2/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Mobil sedan Camry tersebut menabrak pembatas jalan jalur transjakarta. Mobil yang mereka kendarai pun terbakar.

Dugaan sementara penyebab kecelakaan yakni akibat hilangnya kendali atas kendaraan.

“Itu kecelakaan out of control, karena kurang konsentrasi dan hati-hati,” kata Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya Kompol Arga Dija Putra, Senin lalu. Hal senada dikatakan Kompol Purwanta, yang mengatakan dugaan sementara kecelakaan disebabkan hilangnya kendali atas kendaraan.

“Dugaan sementara out of control, menabrak pembatas jalan jalur busway,” tutur Purwanta.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, seorang pengendara dan satu penumpang mobil meninggal. Jenazah korban dibawa ke RSCM Jakarta.

Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui bahwa salah satu korban merupakan putra dari Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang yang bernama Novandi Arya Kharizma.

Sementara satu korban lain diketahui merupakan seorang perempuan bernama Fatimah. Korban diketahui merupakan kader sekaligus pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) asal Kota Banjarmasin. Red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rico Waas Apresiasi Transformasi HKBP, Dorong Penguatan Iman di Tengah Keluarga
iCAR Perluas Jaringan ke Sumatera Utara Lewat Medan City Store, Hadirkan SUV Listrik iCAR V23
Polda Sumut Tetapkan Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Sebagai Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru