Sabtu, 22 Agustus 2026

Ketua IKA PMII Ance Selian : Hubangan NU- PKB dilandasi Dengan Sejarah

Administrator - Selasa, 08 Februari 2022 02:48 WIB
Ketua IKA PMII Ance Selian : Hubangan NU- PKB dilandasi Dengan Sejarah

Medan I Sumut24.co Adanya perdebatan panjang tentang hubungan NU dengan PKB semenjak masih rencana pendirian PKB, Ketika melihat stuasi negara pasca lengsernya Suharto tahun 1998 PBNU memandang perlu ada wadah politik nahdliyin. Dalam proses pendiriàn parpol saja banyak pro kontra yang muncul. Apa urgensinya NU mendirikan Parpol ? Sehingga adanya polemik NU dan PKB tak perlu direspon, karena hubungan NU dengan PKB adalah dilandasi dengan sejarah, Tegas Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut Drs Ance kepada Wartawan, Selasa (8/2).

Baca Juga:

Menurut mantan anggota DPRD Sumut itu, Namun melalui istikharàh para Kyai NU akhirnya PKB resmi dideklarasikan. Pada saat itu bermunculan aspirasi lain dari kalangan tokoh NU dengan mendirikan partai politik sehingga banyak pilihan partai yang muncul dan mengklaim partainya orang NU.

Lebihlanjut Komisaris Wika Gedung Itu, Pada pemilu 1999 berkat dukungan jamiyah NU, PKB berhasil lolos ET dan menempatkàn perwakilannya duduk di DPR RI. Prestasi puncak PKB mengantar tokoh sentral NU KH Abdurrahman Wahid menjadi Presiden RI dan beberapa kader NU menjabat menteri. Kendati demikian soal perdebatan Relasi NU dengan PKB terus menerus menjadi polimik dan bervariasi. Di daerah jika ketua NU punya hubungan baik dengan ketua PKB akan muncul pernyataan, PKB anak kandung NU. Jika hubungan ketua NU dengan ketua PKB kurang baik, maka muncul statemen ketua PC NU, yaitu “ÑU tidak kemana mana tapi ada dimana mana”* di bawah terjadi multi tafsir, keadaan ini berjalàn seiring dengan zàman hingga sampai sekarang ini.

Ditambahkannya, PKB dibawah asuhan Cak Imin tegas mèngintruksikan agar seluruh kader melakukan pengabdian terhadap NU dimana saja dan kapan saja. NU yang di Imami KH Said Agil Siradj pernah menyampaikan pernyataàn bahwa NU bukan bagiàn dari PKB tapi PKB bagiàn dari NU.

Sepuluh tahun terakhir hubungan NU dengan PKB sangat harmonis, berjalan sesuai dengan aturan masing masing tanpa merobah aturan yang ada, ucapnya.

Utuk mejaga independesi NU dengan tegas membuat aturan bahwa ketua NU di semua tingkatan tidak boleh merangkap jabatan politik. Pasca mukhtamar NU dilampung , dinamika muncul dengan persepsi yang bervariasi dengan varian baru.

Situasi seperti ini tidak perlu di khawatirkan dan tidak perlu di respon scara berlebihan, dan semua pihak agar bisà menahan diri agar hubungan NU dengan PKB berjalan sesuai dengan rencana awal berdirinya PKB yang dibidani oleh PBNU, pungkas Ance.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rico Waas Apresiasi Transformasi HKBP, Dorong Penguatan Iman di Tengah Keluarga
iCAR Perluas Jaringan ke Sumatera Utara Lewat Medan City Store, Hadirkan SUV Listrik iCAR V23
Polda Sumut Tetapkan Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Sebagai Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru