Sabtu, 22 Agustus 2026

Perbaikan Jalan Liang Melas Datas Kampung Jeruk Habiskan Rp164,8 M

Administrator - Sabtu, 05 Februari 2022 07:41 WIB
Perbaikan Jalan Liang Melas Datas Kampung Jeruk Habiskan Rp164,8 M

Tanah Karo I Sumut24.co Perbaikan jalan rusak di kawasan Liang Melas Datas (LMD), Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara menghabiskan anggaran Rp164, 8 miliar.

Baca Juga:

Pengerjaan dilakukan dalam paket 1 TA 2022 sepanjang 17,1 kilometer dengan perkiraan biaya Rp 72,5 miliar, dan paket 2 TA 2023 sepanjang 20,1 kilometer dengan perkiraan biaya Rp 92,3 miliar.

Kawasan ini secara administratif mencakup 4 kecamatan, 7 desa dan 3 dusun di Kabupaten Karo. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani jeruk, jagung, cabai, dan kemiri.

Jalan rusak Liang Melas Datas sebelum mendapat perbaikan. Dalam rilis pers, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan rusak tersebut berada di ruas Kuta Bangun-Kuta Kendit sepanjang 37,2 kilometer dan lebar 3,5 meter dengan status jalan daerah (non-nasional).

Kini Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sumatera Utara tengah melakukan penanganan jalan sementara atau darurat sepanjang 18 kilometer sampai Desa Kutambelin. “Apabila dulu diperlukan waktu 3-4 jam untuk mencapai jalan provinsi, dengan perbaikan ini dapat dipersingkat menjadi 1 jam dan biaya transportasi juga menurun hingga 75 persen,” ujar Basuki saat di lokasi mendampingi Presiden Jokowi, Jumat (04/02/2022).

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menambahkan, sebelum ditangani, kondisi jalannya sangat sulit dilalui dan hanya bisa dilintasi oleh kendaraan offroad seperti mobil jeep dengan kecepatan rata-rata 5-10 kilometer per jam.

“Kami akan lakukan penanganan permanen sepanjang 37,2 kilometer dengan menggunakan tiga jenis perkerasan yaitu perkerasan lentur dengan bahu diaspal, perkerasan lentur dengan bahu Agregat Kelas S, dan perkerasan beton dengan bahu dibeton,” terangnya.

Kemudian, total lebar badan jalan 5,5 meter dan lebar saluran 1 meter dengan saluran pasangan batu dengan mortar. Kapasitas angkut ditargetkan sekitar 8 ton dengan kecepatan rencana 20 kilometer per jam.

“Penanganan permanen dilakukan dalam 2 paket atau tahapan pada tahun 2022-2023. Paket 1 TA 2022 sepanjang 17,1 kilometer dengan perkiraan biaya Rp 72,5 miliar, dan paket 2 TA 2023 sepanjang 20,1 kilometer dengan perkiraan biaya Rp 92,3 miliar,” pungkas Hedy.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rico Waas Apresiasi Transformasi HKBP, Dorong Penguatan Iman di Tengah Keluarga
iCAR Perluas Jaringan ke Sumatera Utara Lewat Medan City Store, Hadirkan SUV Listrik iCAR V23
Polda Sumut Tetapkan Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Sebagai Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru