Kamis, 13 Agustus 2026

Walikota Tanjungbalai, M Syahrial | Mari Kita Jaga Kota, Saling Menghargai

Administrator - Senin, 01 Agustus 2016 11:57 WIB
Walikota Tanjungbalai, M Syahrial | Mari Kita Jaga Kota, Saling Menghargai

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Walikota Tangjungbalai, Muhammad Syahrial mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai agar bersama-sama menjaga Kota Tanjungbalai yang sudah normal dan kondusif. Masyarakat dipersilahkan untuk beraktifitas kembali seperti biasanya.

“Kota Tanjungbalai sudah aman dan kondusif. Seluruh masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa, sekaligus tertap menjaga kekondisifan Kota Tanjungbalai,” ujar Walikota Tanjungbalai, M Syahrial kepada SUMUT24, Minggu sore (31/7).

Lebih lanjut ditegaskan M Syahrial, adapun rumah ibadah yang dibakar dan dirusak sudah dibersihkan, juga rumah ibadah lainnya yang ikut diamuk massa. Kemudian kita akan evaluasi dan melakukan pendataan kepada oknum-oknum yang tertangkap di lapangan dan pekaku yang sudah ditetapkan. Bila oknum itu benar-benar terbukti agar aparat kepolisian segera mengusutnya dan diproses secara hukum. Kita sudah beri tanda khusus kepada mereka-mereka yang berbuat kerusuhan. Kita juga sudah melakukan kordinasi dengan Forum Umat Kerukunan Beragam (FKUB) Sumut di Mapoldasu kemarin,” ujar M Syahrial.

Masih dikatakan Walikota Tanjungbalai ini, pihaknya juga sudah mengumpulkan dan menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan di Kota Tanjungbalai, untuk terus menjaga keamanan dan kekondusifan yang sudah ada. “Kita instruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepling untuk terus menghimbau warganya agar jangan mudah terprovokasi dengan hasutan SARA dan bersama-sama menjaga kerukunan beragama di Kota Tanjungbalai. Kerusuhan berbau SARA ini sudah menjadi isu nasional dan jangan jangan terulang kembali. Marki kita beraktivitas seperti biasa kembali,” pinta M Syahrial.

Sebelumnya, Walikota Tanjung Balai, M Syahrial mengatakan, seluruh unsur masyarakat Tanjung Balai telah berkomitmen proaktif menjaga stanilitas keamanan, ketertiban dan kerukunan umat beragama di Kota Tanjung Balai, Sabtu (30/7), pasca terjadinya kerusuhan dan perusakan rumah ibadah Klenteng dan Vihara.

“Ada 10 unsur yang ikut menandatangani pernyataan sikap dan komitmen. Baik dari tokoh lintas agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ini langkah yang kita harapkan dapat meredam kerusuhan lanjutan,” harap Syahrial.

Syahrial juga menyebutkan, seluruh pihak telah sepakat menahan diri demi terciptanya ketertiban di Tanjung Balai, pasca kerusuhan yang menyebabkan perusakan 9 rumah ibadah agama Budha.(R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dukung Program Gubernur Sumut Perumda Tirtanadi Gratiskan Biaya Pemasangan Pipa Distribusi Air Bersih ke Masyarakat
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia
Pasar Kampung Lalang Semrawut, PKL Merajalela dan Lemahnya Satpol PP Medan Disorot
Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
komentar
beritaTerbaru