Harga Bawang Merah di Medan Masih Tinggi

0
4214

MEDAN | SUMUT24
Harga bawang merah di Medan dalam sebulan  ini masih relatif tinggi yang mencapai Rp40.000 per kilogram. “Harga eceran bawang merah dalam seminggu ini masih stabil. Namun, tergolong tinggi dalam kisaran Rp38.000—Rp40.000/kg. Dalam pasokan normal, jika ada kenaikan paling tinggi dalam kisaran Rp2.000–Rp3.000/kg,” kata Ramses (43), pedagang kebutuhan dapur, di Pasar Induk Medan Senin (18/4).

Relatif tingginya harga bawang merah itu, menurut dia, disebabkan banyaknya permintaan, “memang pasokan disini masih normal, kemungkinan besar permintaan yang bertambah sehingga jadi mahal,”katanya.

Dia menambahkan, saat ini menurutnya para petani bawang lebih cenderung menjual hasil pertaniannya ke Jawa. “Bawang merah dari Tanah Karo lebih banyak dibawa ke Jawa daripada dijual di dalam daerah. Hal ini mungkin disebabkan harga di Jawa lebih tinggi ketimbang di sini,” ujarnya.

Sementara itu, harga cabai merah sudah turun, sebesar Rp 20.000 hingga Rp 25.000/kg. “Untuk cabai merah lokal harga cenderung lebih tinggi pada kisaran Rp26.000–Rp28.000/kg. Hal ini disebabkan ketersediaan cabai lokal yang terbatas serta banyak diminati oleh pembeli. Dalam segi rasa, berbeda antara cabai lokal Tanah Karo dan cabai dari Deli Serdang, pembeli lebih menyenangi dari Tanah Karo,” katanya.

Dia menambahkan, sampai saat ini, persentase cabai dari Deli Serdang yang masuk ke Medan berkisar 5 hingga10 persen dari total komoditas itu yang beredar tiap hari sebanyak 2 ton.

Dengan masuknya cabai selain dari Tanah Karo,  membuat ketersediaan cabai di Medan untuk setiap harinya tercukupi mengingat produktivitas cabai merah berasal dari Tanah Karo yang tidak tetap. “Cabai dari Tanah Karo terkadang langka, terkadang banyak, karena petani di Putaran Gunung Sinabung menanam cabai masih sedikit. Disebabkan masih adanya semburan dari Sinabung,” ujarnya.(W04)