Gelar Safari Ramadhan, Wujud Nyata Dambaan Jadikan Sergai Maju Terus

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Safari Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022 Masehi merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dibawah kepemimpinan pasangan Darma Wijaya – Adlin Tambunan (Dambaan) menjadikan Sergai Maju Terus (Mandiri, Sejahtera dan Religius).

Hal itu diungkapkan Bupati Sergai H Darma Wijaya saat melakukan safari Ramadhan di Masjid Al Iman Dusun V Desa Pertapaan Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (8/4/2022) malam.

“Kunjungan tim Safari Ramadhan dalam rangka bersilaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antara Pemkab dengan segenap lapisan masyarakat,” kata Darma Wijaya ditemani Ketua TP PKK Sergai Rosmaida Darma Wijaya.

Pria yang akrab disapa bang wiwik itu mengharapkan agar para OPD yang terlibat hadir dalam safari Ramadhan 1443 Hijriyah juga turut menyampaikan program Sapta Dambaan serta mengedukasi masyarakat untuk selalu menerapkan prokes dalam setiap aktifitasnya termasuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Ini tahun ketiga kita menjalani Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Namun, di tahun ini juga segala upaya pencegahan sudah dilakukan, dan saya berharap hal itu tidak membuat ketakwaan kita kepada Allah SWT menjadi surut,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Darma menjelaskan bahwa tim safari Ramadhan Pemkab Sergai terdiri dari 17 tim yang akan disebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sergai.

“Tim Safari Ramadhan akan mengunjungi 51 masjid yang tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Sergai. Dan kegiatan ini dilaksanakan usai menjalankan ibadah sholat ashar dan selesai sebelum sholat maghrib,”ucapnya.

Ditempat terpisah, Wakil Bupati Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan menambahkan bahwa safari Ramadhan ini kita laksanakan selama 3 kali (tiga hari) setiap timnya.

Adlin Tambunan yang saat itu juga melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Al Ikhlas Dusun IV Maruhat Bandar Desa Dolok Sagala Kecamatan Dolok Masihul, memaparkan bahwa safari Ramadhan dilaksanakan pada hari Jum’at, Senin dan Rabu.

“Sebenarnya pandemi tidak boleh berbuka puasa bersama. Namun karena ikhtiar kita, bersama kita lakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya yang hadir bersama sang istri Aini Zetara Adlin Tambunan.

Kegiatan safari Ramadhan juga diisi dengan Dakwah, salah satunya disampaikan oleh Ustad Akbar Deff yang menjelaskan terdapat 4 penyebab hidup manusia susah di dunia yakni yang pertama karna kita tidak mau Sholat.

Kedua karena kita durhaka kepada orang tua. Makanya kita harus mencari ridho Allah dan ridho orang tua.

Ketiga adalah jauh dari Al-Qur’an. Untuk itu ia berpesan agar menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk, pedoman kehidupan.

Terkahir karena tidak pernah bersyukur. Selalu beryukur menjadi kunci hidup tenang dan bahagia.(Bdi)