Minggu, 22 Februari 2026

Kepala BI Sumut: 11.973 Merchant di Sumut Pakai QRIS Selama Covid-19

Administrator - Kamis, 11 Juni 2020 12:07 WIB
Kepala BI Sumut: 11.973 Merchant di Sumut Pakai QRIS Selama Covid-19

Medan I SUMUT24.CO Selama Covid-19 jumlah yang menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan sebesar 8,77% (mtm) atau sebanyak 11.973 merchant.

Baca Juga:

“Hingga Mei 2020, terdapat 148.519 merchant QRIS di Sumut jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berjumlah 136.546 merchant,” ungkap Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat, Kamis (11/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan orang nomor sati di Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Sumatera Utara ini, merchant QRIS tersebut tersebar di seluruh wilayah di Sumut dengan pangsa terbesar berada di Kota Medan sebanyak 86.598 merchant atau sekitar 58,3% dari total merchant QRIS di Sumatera Utara.

Sedangkan daerah lain yang memiliki jumlah merchant QRIS terbesar adalah Deliserdang dan Pematangsiantar dengan jumlah merchant QRIS masing-masing adalah 17.409 (11,7%) dan 4.452 (3,0%).

Sementara itu pada perkembangan fintech dan lembaga keuangan digital (LKD) yang berdasarkan data April 2020, total uang elektronik yabg beredar di Sumut sebanyak 2,87 juta UE atau mengalami kenaikan sebesar 22,95 % (mtm) dibandingkan bulan sebelumnya. “Adapun mayoritas uang elektronik yang beredar merupakan 79 % server based,” kata Wiwiek.

Dijelaskan Wiwiek, dari sisi volume transaksi uang elektonik di Sumut pad April 2020 terjadi penurunan sebesar -21,09 % (mtm) dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Masih diberlakukannya kebijakan work from home (WFH) oleh sebagian besar perkantoran dan pembatasan kegiatan usaha seperti mall, rumah makan dan tempat- tempat hiburan selama periode covid-19, tambah Wiwiek diprediksi menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi masyarakat sehingga turut memperlambat pertumbuhan pengginaan uang elektronik di masyarakat.

”Dari sisi perkembangan agen, jumlah agen LKD mengalami peningkatan dari 20.573 pada Maret 2020 menjadi 20.870 pada April 2020. Sementara dari sisi transaksi, nominalnya melalui agen LKD di April 2020 mengalami penurunan menjadi Rp 32.9 milyar,” ujar Wiwiek Sisto Widayat. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
Kapolres Tapsel Rangkul BEM se-Padangsidimpuan dan Tapsel, Buka Puasa Jadi Ajang Perkuat Sinergi Kamtibmas
Komitmen Bersih dari Pekat dan Narkoba, Polres Padangsidimpuan Lakukan Razia Terpadu
Bupati Saipullah Gerak Cepat! Pemkab Madina Normalisasi Sungai Batu Tunggal untuk Cegah Banjir di Simangambat
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dan Warga Bersatu, Sumur Bor di Sangkunur Dikebut Demi Harapan Air Bersih
Tetes Keringat di Balik Lumpur, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Kapten Inf Halasson Sirait Bersama Warga Hadirkan Mata Air Harapan di Sangkunur
komentar
beritaTerbaru