Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
kota
MEDAN | SUMUT24.CO
Baca Juga:
Dalam menghadapi new normal di Sumatera Utara ada beberapa hal yang harus dan perlu dilakukan. Bahkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi pada kisaran 3 persen saja diperkirakan perlu anggaran mencapai Rp 5 triliun. Demikian dikatakan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Wiwiek Sisto Widayat dalam pemaparannya saat mengikuti Seminar Online bertajuk Sumut menghadapi New Normal yang diikuti Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi dengan narasumber Prof Dr Tamsil Syaifuddin SP P(K) dan Prof Dr Wan Syaifuddin MA PhD yang digelar, Selasa (2/6/2020).
Lebih lanjut dikatakan Wiwiek Sisto Widayat, Pertama, dibutuhkannya anggaran yang cukup besar untuk menopang ekonomi. Pada periode pandemi, pertumbuhan ekonomi Sumut diprediksi tertekan hingga pada kisaran 1,3 – 1,8 persen (yoy). Meluasnya Covid-19 berdampak pada melambatnya beberapa sektor/lapangan usaha, terutama penyediaan akomodasi dan mamin, PBE, transportasi dan konstruksi. Dari sisi penggunaan, penurunan dipengaruhi oleh kontraksi dari sisi eksternal serta perlambatan domestic demand.
Kemudian langkah keduanya yakni refocusing APBD ditujukan untuk mendorong industri padat karya. Di mana masih dikatakannya, dari ketersediaan anggaran yang dapat dialokasikan Pemerintah Provinsi, masih dibutuhkan Rp 2,3 – 3,5 triliun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut di atas skenario berat.
Untuk itu, ujar Wiwiek Sisto Widayat, dana yang tersedia tidak terbatas hanya digunakan untuk Bantuan sosial (Bansos). Namun juga dapat digunakan untuk menopang roda perekonomian melalui sektor-sektor padat karya seperti industri tekstil, industri barang dari kayu dan penyediaan makan minum (Mamin).
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah tenaga kerja yang terdampak sebagian besar berada pada sektor akomodasi makan – minum, perdagangan, jasa, transportasi, dan industri pengolahan yang berprofesi sebagai tenaga administrasi, pekerja harian lepas dan pramusaji.
Kemudian masih dikatakannya lagi, Penguatan sektor riil dan UMKM. “Pada masa dan pasca-pandemi berakhir, sejumlah sektor diyakini akan mengalami pertumbuhan yang signifikan antara lain pariwisata, makan-minum, e – commerce, hiburan dan industri. Momentum tersebut perlu dioptimalkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Namun demikian, ekonomi juga perlu ditopang pada masa pandemi agar perlambatan yang terjadi tidak terlalu signifikan,“ ungkapnya.
Selanjutnya dalam memulai new normal sambungnya, juga diperlukan adanya Penguatan Ketahanan Pangan. Dalam hal ini sebagian komoditas surplus juga memiliki fluktuasi harga tinggi. “Beberapa komoditi strategis memiliki fluktuasi harga yang tinggi (>10 persen) mencerminkan stabilitas harga yang tidak terkendali seperti Cabai Merah, Cabai Rawit, Bawang Putih dan Gula Pasir (Tahun 2020). Meski sebagian komoditas tersebut mengalami surplus produksi dan pada beberapa waktu tidak memiliki andil inflasi yang besar. Namun fluktuasi harga berpotensi menyebabkan kerugian dari sisi produsen dan konsumen. Untuk itu diperlukan pasokan yang tersedia sepanjang waktu dan distribusi yang optimal,“ ujar Wiwiek Sisto Widayat.
Masih Wiwiek, penguatan dan pemberdayaan BUMD juga perlu terus dioptimalkan untuk penguatan ketahanan pangan. Di mana, harga yang sangat rendah menyebabkan petani enggan menanam dan/atau tidak melakukan Good Agricultural Practices dengan baik, sehingga produksi terbatas. Merespon hal tersebut, pemerintah dapat melakukan inovasi terutama untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan yang defisit dan memiliki volatilitas harga tinggi.
Respon kebijakan tersebut dapat dilakukan melalui jalur BUMD Pangan yang sedang dikembangkan saat ini. BUMD Pangan nantinya akan memastikan ketersediaan pangan pokok dan komoditas strategis dalam 3 bulan ke depan. Kegiatan perdagangan antar-daerah yang telah dilakukan PD. Aneka industri dan jasa perlu terus dilakukan terutama untuk memasok komoditas yang defisit.(R03)
Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
kota
Medan Antusiasme masyarakat untuk berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan terus meningkat. Pada hari ke4 Ramadan 1447 H, Minggu (22
News
Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes,Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
kota
Pemkab Deli Serdang Pastikan Kerukunan Umat Beragama, Suku & Golongan Tetap Terjaga
kota
Polresta Deli Serdang Gagalkan Pengiriman 21 Kg Sabu ke JakartaDibawa dari Aceh
kota
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung BalaiAsahan 80 kg Sabu & 50.000 Butir Ekstasi di Sita Polrestabes Medan.
kota
Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt
News
PC IKA PMII Kota Medan Tegaskan Fathan Subchi Ketua Umum Sah PB IKA PMII
kota
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan,Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
kota
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL
kota