Rabu, 22 Juli 2026

Produksi Kedelai Sumut Masih Minim

Administrator - Selasa, 24 Mei 2016 09:50 WIB
Produksi  Kedelai  Sumut Masih Minim

Medan | Sumut24 Provinsi Sumatera Utara tidak memiliki lahan yang luas dalam produksi kedelai. Kata Kasubbag Program Dinas Pertanian Sumut, Marino, petani Sumut lebih memilih menanam padi. Sebab, padi tanaman yang wajib untuk dijadikan makanan pokok di Sumut maupun Indonesia. Itulah sebabnya, Sumut maupun Indonesia masih impor kedelai dari beberapa negara Asean. “Dinas Pertanian tetap memfokuskan realisasi tanaman kedelai, hanya saja, kita lebih cenderung kepada tanaman padi. Kita di Indonesia khan makan nasi, jadi bukan tidak direalisasikan, namun petani lebih memilih menanam padi,”katanya di kantor Dinas Pertanian Sumut Senin (23/5). Lanjutnya, untuk rencana tanam kedele di Sumut pada bulan April hingga September 2016 11.225 hektar namun yang terealisasi hingga saat ini hanya 160 hektar. “Kita sudah lakukan program tanam di daerah Sumut. Namun baru 1,42 persen yang sudah terealisasi,”ujarnya. Marino menjelaskan, dari target Oktober tahun 2015 hingga Maret 2016 sekitar 45.39 persen. Dan diharapkan terus tercapai target tersebut. Berharap cuaca di Sumut tidak berpengaruh besar untuk tanam kedelai. “Di Sumut paling luas lahan kedelai yaitu di Padang Lawas, Madina. Yaitu dengan luas 4.603 hektar. Namun untuk mencetak lahan baru dinas pertanian belum ada planning, sebab lahan yang selama ini masih tercukupi untuk Sumut saja,”katanya. Dinas Pertanian Sumut tetap memperdayakan lahan kedelai yang sudah ada. Sayangnya, lahan kedelai masih bergantian untuk lahan padi, dan untuk petani juga masih pada dua tanaman, yaitu tanam padi juga tanam kedelai. Sehingga terkadang petani lebih konsentrasikan kepada tanaman padi. “Upaya Dinas Pertanian tetap realisasikan lahan yang sudah ada, hanya saja kita tidak bisa memaksa petani akan menanam jenis tanaman apa. Ini salah satu kendala produksi kedelai masih minim untuk di Sumut. Dan untuk di Sumut memang masih ranking 12 untuk produksi tanaman kedelai,”pungkasnya.(W.04)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
Pengabdian Kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan Pertamina-BPH Migas
komentar
beritaTerbaru