Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Tumbuhnya perekonomian Sumatera Utara (Sumut) di triwulan IV tahun 2019 dengan tumbuh 5,21 persen, didukung perbaikan investasi seiring dengan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur multiyears di daerah. Demikian dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat didampingi Direktur BI Andi Wiyana, Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Ibrahim saat Bincang Bareng Media (BBM) di Medan, Senin (10/2/2020).
Lebih lanjut dikatakan Wiwiek Sisto Widayat, pertumbuhan ekonomi Sumut tersebut, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 5,11 persen. Realisasi ini juga lebih tinggi dari nasional yang mencapai 4,97 persen dan Sumatera 4,57 persen.
Secara historis, ujar Wiwiek, pertumbuhan ekonomi Sumut mayoritas di atas pertumbuhan nasional. Secara spasial, pertumbuhan Sumut merupakan yang tertinggi ke 3 di antara 10 provinsi di Sumatera.
“Pertumbuhan ekonomi Sumut yang mencapai 5,21 persen tertinggi ke 3 di Pulau Sumatera setelah Sumatera Selatan (Sumsel) yang mencapai 5,69 persen, Bangka Belitung (Babel) dengan 3,99 persen dan Provinsi Jambi 3,59 persen,“ ujar Wiwiek Sisto Widayat.
Dari sisi eksternalnya, sebut Wiwiek, kinerja ekspor yang sedikit membaik sejalan dengan mulai membaiknya harga CPO global yang juga ditopang oleh peningkatan produktifitas tanaman kelapa sawit sejalan dengan peningkatan Lapangan Usaha (LU) Pertanian.
Selain dikarenakan faktor investasi, juga pariwisata pemerintah, yang tercermin juga pada peningkatan LU Konstruksi. “Di sisi lain, kontraksi impor yang lebih dalam dibandingkan ekspor, turut mendorong perbaikan ekonomi,“ terang Wiwiek.
Sementara itu, konsumsi rumahtangga tumbuh melambat seiring dengan stagnasi harga CPO hingga triwulan III. Di sisi penawaran, LU pertanian tumbuh meningkat didorong oleh peningkatan produksi padi dan kelapa sawit.
Sementara itu, LU industri pengolahan tumbuh melambat, dipengaruhi oleh penurunan permintaan global akan CPO serta masih tertahannya daya beli masyarakat.
Sayangnya, ujar Wiwiek Sisto Widayat, justru mengalami stagnasi pada permintaan Tiongkok serta penurunan permintaan global,. “Ekspor Sumut ke Tiongkok cenderung mengalami stagnasi sebagai dampak dari perang dagang, di sisi lain ekspor Sumut cenderung menurun ke AS, Jepang, serta India. Impor Sumut juga mengalami penurunan khususnya dari Singapura, Tiongkok dan Malaysia,“ ujar Wiwiek Sisto Widayat. (R03)
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
News
Sempat BergumulPolrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Komisi Informasi Sumatera Utara memberikan Anugerah Kategori Kabupaten Informatif(KI) bagi Pemerintah Kabupaten
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperluas ekspansi jejaring bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karib
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau lokasi rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase di
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Penc
News
120 Siswa Ikuti Kegiatan Tahfiz AlQur&rsquoan, Muhammad Syukur Harahap MA Tekankan Cinta AlQur&rsquoan
News
Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih Dekat
News
Tapanuli Selatan DPD Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengisi peringatan Hari Ulang Tahun ke62 dengan rangkaian kegiat
News