Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
MEDAN | SUMUT24 Kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak) yang akan dibahas dengan DPR belum cukup untuk menjadikan uang yang masuk ke Indonesia tersebut untuk pembangunan. Karena selain tax amnesty negara masih membutuhkan instrument lain, agar nantinya uang yang masuk tersebut benar-benar bisa digunakan untuk membiayai pembangunan.
Baca Juga:
Menurut ekonom Sumut Gunawam Benjamin, jika ada seorang pengusaha (WNI) yang mendapatkan tax amnesty, berarti dia nantinya akan membawa uang yang disimpan di luar untuk dimasukan ke Indonesia. “Nah duit tersebut pastinya dalam mata uang asing. Umumnya dalam mata uang US Dolar, jika uang US Dolar tersebut disimpan dalam bentuk rekening tabungan US Dolar di Bank, maka uang milik WNI itu tidak begitu bermanfaat,â€katanya Kamis (7/4).
Yang diharapkan adalah, uang yang dimiliki WNI itu di jual (ditukar) ke mata uang rupiah. Nah disaat itulah uang US Dolar tersebut bisa digunakan untuk membiayai impor, membayar hutang dan lain sebagainya. Namun, instrumennya juga harus jelas bagi warga yang berniat menginvestasikan uang Rupiahnya.
“Jadi salah satu caranya begini, WNI yang dapat pengampunan tersebut bisa membeli instrument keuangan yang pas dan memberikan keuntungan. Misalkan pemerintah mengeluarkan obligasi yang diperuntukan untuk membiayai proyek pembangunan infrastruktur. Nah uang Rupiah yang dimiliki WNI tersebut bisa dibelikan ke obligasi dan mendapatkan keuntungan,â€ujarnya.
Sehingga baik pemerintah dan warga sama-sama diuntungkan dengan kebijakan ini. Semakin baik instrument keuangan yang ditawarkan, saya pikir hal ini akan semakin baik untuk menyerap keinginan banyak WNI yang duitnya tertanam diluar untuk dibawa pulang.
“Jadi memang harus komperhensif. Tidak hanya pengampunan saja, namun lebih dari itu kita persiapkan instrument yang jelas dan komplit. Karena jika semua duit WNI yang ada diluar ditarik masuk, saya tidak yakin uang tersebut 100% mampu dikelola untuk pembangunan. Oleh karena itu pemerintah bukan hanya mempersiapkan Undang-undangnya saja,â€katanya.
Namun menyediakan instrument investasi yang diperuntukan untuk membiayai pembangunan menjadi penting. Jika semua terealisasi kita akan mendapatkan manfaat besar dari arus uang masuk tersebut. “Pemerintah tidak akan kesulitan untuk mencari sumber pembiayaan, pembangunan berjalan optimal, nilai tukar Rupiah menguat, dan yang tak kalah penting berkurangnya jumlah angka pengangguran,â€pungkasnya.(nis)
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim gabungan TNI AL dan Imigrasi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non pros
News
Tipuan Maut Mantan Polisi dan Istri! Nasib Keluarga Personel Polres Padangsidimpuan Dipertaruhkan, Anak Jadi Tukang Cuci Gosok demi Bertahan
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungbalai dengan agenda
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menghadiri kegiatan nonton
News