Jumat, 21 Agustus 2026

DEN Apresiasi Penurunan Harga Gas Bumi di Sumut

Administrator - Rabu, 31 Mei 2017 15:03 WIB

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Dewan Energi Nasional (DEN) mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menurunkan harga gas di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri dan perekonomian nasional. Demikian dikatakan, Anggota DEN, Rinaldy Dalimi, Selasa (30/5).

Rinaldy menambahkan, dengan adanya penurunan harga tersebut, biaya produksi di industri akan berkurang dan akan membawa dampak yang positif terhadap industri-industri di Sumatera Utara.

“Ini patut diapresiasi. Biaya produksi otomatis di sana bisa lebih berkurang karena harga bahan bakarnya juga sudah menurun. Efeknya, ekonomi di sana, khususnya di sektor industri yang menggunakan gas, akan membaik,” kata Rinaldy.

Seperti diketahui, harga gas untuk industri di Medan, Sumatera Utara turun dari 12,22 dolar AS per MMBTU menjadi 9,50 dolar AS per MMBTU. Ketentuan tersebut berlaku surut 1 Februari 2017.

Rinaldy menambahkan, dengan penurunan harga tersebut, dapat dipastikan bahwa infrastruktur gas di Sumut, sudah memadai dan lengkap, meskipun pada akhirnya belum tentu penurunan harga gas bakal diikuti di kota-kota lain.

“Karena kalau gas ini, tidak sama seperti minyak. Kalau gas itu, jika infrastrukturnya sudah siap, bisa turun (harganya). Jadi semua itu tergantung dengan kondisi infrastruktur dan ketersediaan gas di wilayah tersebut,” terangnya.

Namun demikian, Rinaldy mengatakan, langkah pemerintah dan Perusahaan Gas Negara (PGN) kali ini, sudah merupakan langkah yang bisa menimbulkan efek domino, dengan penurunan harga tersebut.

Banyak keuntungan yang bisa diperoleh di wilayah Sumut salah satunya, perkembangan industri yang pesat dan keuntungan usaha yang meningkat.

“Utamanya, bisa tumbuh industri-industri baru, kemudian perusahaan yang tadinya untungnya sedikit, bisa meningkat. Karena sebetulnya, dengan penurunan harga itu, pemerintah sudah memotong beberapa rantai dari hulu ke hilir, yang menyebabkan harga gas itu bisa mahal. Dengan begitu, harga gas yang mahal, sudah usai itu persoalannya,” jelasnya.(int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Sejumlah Pejabat Diperiksa
Dies Natalis ke-74, USU Catat Lompatan Prestasi dan Reputasi Global
Rayakan HUT ke-81 RI, PLN UID Sumut Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen Hingga 25 Agustus
Sambangi Kontingen Jamnas XII di Cibubur, Wali Kota Tanjungbalai Beri Motivasi
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Alur Pelayaran Diperlebar, Jangan Ganggu Nelayan Tradisional
komentar
beritaTerbaru