Minggu, 18 Oktober 2026

DEN Apresiasi Penurunan Harga Gas Bumi di Sumut

Administrator - Rabu, 31 Mei 2017 15:03 WIB

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Dewan Energi Nasional (DEN) mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menurunkan harga gas di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri dan perekonomian nasional. Demikian dikatakan, Anggota DEN, Rinaldy Dalimi, Selasa (30/5).

Rinaldy menambahkan, dengan adanya penurunan harga tersebut, biaya produksi di industri akan berkurang dan akan membawa dampak yang positif terhadap industri-industri di Sumatera Utara.

“Ini patut diapresiasi. Biaya produksi otomatis di sana bisa lebih berkurang karena harga bahan bakarnya juga sudah menurun. Efeknya, ekonomi di sana, khususnya di sektor industri yang menggunakan gas, akan membaik,” kata Rinaldy.

Seperti diketahui, harga gas untuk industri di Medan, Sumatera Utara turun dari 12,22 dolar AS per MMBTU menjadi 9,50 dolar AS per MMBTU. Ketentuan tersebut berlaku surut 1 Februari 2017.

Rinaldy menambahkan, dengan penurunan harga tersebut, dapat dipastikan bahwa infrastruktur gas di Sumut, sudah memadai dan lengkap, meskipun pada akhirnya belum tentu penurunan harga gas bakal diikuti di kota-kota lain.

“Karena kalau gas ini, tidak sama seperti minyak. Kalau gas itu, jika infrastrukturnya sudah siap, bisa turun (harganya). Jadi semua itu tergantung dengan kondisi infrastruktur dan ketersediaan gas di wilayah tersebut,” terangnya.

Namun demikian, Rinaldy mengatakan, langkah pemerintah dan Perusahaan Gas Negara (PGN) kali ini, sudah merupakan langkah yang bisa menimbulkan efek domino, dengan penurunan harga tersebut.

Banyak keuntungan yang bisa diperoleh di wilayah Sumut salah satunya, perkembangan industri yang pesat dan keuntungan usaha yang meningkat.

“Utamanya, bisa tumbuh industri-industri baru, kemudian perusahaan yang tadinya untungnya sedikit, bisa meningkat. Karena sebetulnya, dengan penurunan harga itu, pemerintah sudah memotong beberapa rantai dari hulu ke hilir, yang menyebabkan harga gas itu bisa mahal. Dengan begitu, harga gas yang mahal, sudah usai itu persoalannya,” jelasnya.(int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman
TGB Ahmad Sabban Terpilih Jadi Mudir Jatman Sumut 2026-2031, Rektor UnPab HM Isa Indrawan Jadi Rois
Cak Munir Lantik Pengurus PWI Sulsel 2026–2031: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
Peduli Kesehatan Warga, Lurah Sidodadi Hendra Kurniawan Turun Langsung Bagikan Masker di Jalan HM Yamin
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
Dewan  Penasehat ANTO GENK: PENDAWA Harus Hadir Membantu Masyarakat
komentar
beritaTerbaru