Senin, 23 Februari 2026

Inflasi dan Percepatan vaksinasi Diyakini Dongkrak Perekomian Sumut

Administrator - Selasa, 24 Agustus 2021 12:59 WIB
Inflasi dan Percepatan vaksinasi Diyakini Dongkrak Perekomian Sumut

Medan I Sumut24,CO Inflasi di Provinsi Sumatera Utara diprediksi akan meningkat. Ini berdasarkan pengamatan dalam tiga bulan terkahir. Terbukti sejak Juni, inflasi berada pada 0,29% (mtm), meningkat dari periode sebelumnya 0,03% (mtm). Demikian dikatakan Kepala KPw BI, Soekowardojo pada Bincang Bincang Media (BBM) melalui zoom meeting, Selasa siang (24/8).

Baca Juga:

Lebih lanjut dikatakan Soekowardojo, posisi inflasi tersebut terbilang tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Nasional sebesar 0,08% (mtm), atau Sumatera 0,15% (mtm). Namun, menurutnya inflasi ini menunjukkan membaiknya kondisi perokonomian di Sumut.

“Kenaikan tekanan inflasi seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian didukung percepatan program vaksinasi oleh pemerintah,” ungkap Soekowardojonya.

Meskipun begitu, ujar Soekowardojo, tingkat harga komoditas pangan masih berada dalam harga wajar, seperti harga beras Rp. 11.000/Kg, cabai merah Rp.27.300/kg, cabai rawit Rp.25.900/kg, daging sapi Rp.125.000/kg, bawang putih Rp.28.400/kg, bawang merah Rp.29.600/kg, minyak goreng Rp.15.750/kg, dan gula pasir Rp.12.600/kg.

Percepatan vaksinasi Dongkrak Ekonomi Sumut

Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara Soekowardojo yakini bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam -1,07 persen (yoy). Dengan adanya rebound ekonomi yang terjadi pada triwulan II-2021, diproyeksi pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2021 akan terus terakselerasi.

“Meskipun perkembangan kasus positif Covid-19 serta penerapan kebijakan PPKM Level 4 diprakirakan akan menahan laju permintaan domestik, namun upaya akselerasi vaksinasi diproyeksi menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Soekowardojo.

Soekowardojo optimis tahun 2021, ekonomi Sumut diprakirakan akan terakselerasi dengan potensi bias bawah, sejalan dengan pelaksanaan kebijakan PPKM Level 4.

Pembatasan kegiatan yang diterapkan sejak tanggal 3 Juli 2021 lalu hingga diperpanjang 30 Agustus mendatang di sejumlah daerah berjalan efektif, tercermin dari mobilitas masyarakat yang tertahan.

Namun hasil SK dan Survei Pedagang Eceran (SPE) menunjukkan bahwa PPKM turut berpotensi memperlambat akselerasi pertumbuhan utamanya konsumsi rumah tangga.

Menurutnya, pelaku usaha dari hasil Liaison mengonfirmasi adanya penurunan permintaan domestik dan harga jual memasuki triwulan III 2021.

Di sisi lain terdapat angin segar dari eksternal, di mana kinerja ekspor terus menguat, ditopang apresiasi harga komoditas dan perbaikan PMI mitra dagang.

Soekowardojo menjelaskan akselerasi ekonomi Sumut tahun 2021 juga ditopang dengan naiknya beberapa sektor pertanian (21,82 persen pangsa terhadap PDRB), produksi perkebunan meningkat hasil replanting tahun 2012.

“Optimisme perbaikan kinerja secara keseluruhan sebagai efek positif dari vaksinasi dan adaptasi kebiasaan baru,” Soekowardojo.

“Vaksin mendorong normalisasi aktivitas ekonomi. Proyek pemerintah yang sempat tertunda kembali berjalan juga berlanjutnya proyek PSN dan infrastruktur daerah Ditambah ekonomi global menguat, kinerja ekspor komoditi naik,” Soekowardojo.(R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
Wali Kota menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia
Wali Kota menghadiri pembukaan Warung Ramadhan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News