Senin, 23 Februari 2026

PT KBI (Persero) Terus Berinovasi Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang

Administrator - Minggu, 22 Agustus 2021 15:12 WIB
PT KBI (Persero) Terus Berinovasi Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang

Jakarta I Sumut24.CO

Baca Juga:

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (KBI) didirikan pada tanggal 25 Agustus 1984 lalu, dan pada awal pendiriannya melakukan layanan registrasi atas pasar fisik komoditas karet, kopi dan kuota tekstil.

Kemudian pada tanggal 18 Juni 2001, nama perusahaan berubah menjadi PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau lebih dikenal sebutan PT KBI (Persero), sesuai dengan persetujuan dari Departemen Kehakiman dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia No.C-02157ht.01.04.2001.

Adapun izin usaha sementara penyelenggaraan Lembaga Kliring Berjangka, sesuai surat No.01/VII/2000 tanggal 14 Juli 2000. Dan untuk Operasional Perusahaan sebagai Lembaga Kliring Berjangka pada tanggal 15 Desember 2000, dengan kontrak berjangka yang dikliringkan dan dijamin penyelesaiannnya adalah CPO, Kopi dan Olein.

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No 33 tahun 2020, tentang barang yang dapat disimpan di dudang dalam rangka Penyelenggaraan Sistem Resi Gudang, saat ini ada 18 komoditas yang masuk dalam skema sistem resi gudang.

Yaitu, Gabah, Beras, Jagung, Kopi, Kakao, Lada, Karet, Rumput Laut, Rotan, Garam, Gambir, Teh, Kopra, Timah, Bawang Merah, Ikan, Pala, dan Ayam Karkas Beku.

Diusia yang ke-37 tahun, PT KBI dipimpin Fajar Wibhiyadi sebagai Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) melakukan banyak perubahan dan inovasi.

“Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi para pemilik komoditas di Indonesia. Berbagai inovasi terus kami lakukan untuk memberkan kemudahan bagi para pemilik komoditas melakukan registrasi, serta mendukung langkah pemerintah meningkatkan pemanfaatan Resi Gudang,” ujar Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, peran dan fungsi KBI adalah untuk melakukan Penatausahaan Resi Gudang. Penatausahaan ini meliputi meliputi Pencatatan, Penyimpanan, Pemindahbukuan Kepemilikan, Pembebanan Hak Jaminan, Pelaporan serta penyediaan sistem dan jaringan informasi.

KBI juga menyediakan sistem informasi yang terintegrasi dengan Pengelola Gudang, Lembaga Pembiayaan, Badan Pengawas, Kementrian Keuangan, Menjaga kerahasiaan data dan informasi, Serta memberikan informasi dan data serta melakukan verifikasi dan konfirmasi transaksi Resi Gudang kepada pelaku pasar dan pemangku kepentingan.

Fajar Wibhiyadi menambahkan, salah satu inovasi yang dilakukan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang adalah dengan menyipakan aplikasi untuk registrasi.

Sejalan dengan perkembangan teknologi dan Industri 4.0, KBI telah mengoperasikan Aplikasi IS-Ware NextGen, yang merupakan penyempurnaan aplikasi registrasi yang telah digunakan selama beberapa tahun.

ISware NextGen sendiri merupakan aplikasi registrasi yang berbasis Smart Contract dan Blockchain. “Dengan aplikasi ini, pemilik komoditas akan semakin mudah dan aman dalam melakukan registrasi,” kata Fajar Wibhiyadi

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2020, jumlah Resi Gudang yang diregistrasikan mencapai 428 RG dari 8 komoditas dengan volume 9.593.717 kg senilai Rp 200,784 Miliar.

Sedangkan di tahun 2021, sepanjang semester I jumlah Resi Gudang yang telah diregistrasi mencapai 230 RG. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 49 % dibandingkan selama periode yang sama di tahun 2020, dimana Resi Gudang yang diregistrasi mencapai 154 RG.

Dari sisi jumlah komoditas, sepanjang semester I 2021, jumlah komoditas yang masuk resi gudang mencapai 10 Komoditas. Sedangkan diperiode yang sama di tahun 2020, jumlah komoditas yang masuk resi gudang mencapai 6 Komoditas.

Dari sisi volume barang, sepanjang semester I 2021 total volume komoditas yang diresigudangkan mencapai 5.517.288 kg, atau meningkat sebesar 44 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 dimana tercatat sebanyak 3.823.248 Kg.

Sedangkan dari sisi nilai barang, sepanjang semester I 2021 total nilai barang yang diregistrasikan ke resi gudang mencapai Rp 170,995 Miliar, meningkat 124 % dibandingkan semester I 2020 dimana nilai barang yang diresigundangkan mencapai Rp. 76,186 Miliar.

Beragam inovasi dan kerja nyata yang sudah dilakukan PT KBI untuk Indonesia tercinta ini berbuah manis, hingga puncaknya PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI meraih penghargaan sebagai The Most Innovative Financial Service for The Digital Technology Development of Commodity System di Ajang Indonesia Digital Inovations Award 2021 pada 31 Maret 2021 lalu.

Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2021 merupakan penghargaan dari Warta Ekonomi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang dinilai berhasil menghasilkan inovasi digital di berbagai layanan dan produk yang dimiliki.

Perusahaan peraih penghargaan ini dinilai mampu memperkuat digitalisasi di dalam perusahaan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui layanan dan produk digitalnya. (amru lubis)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
Wali Kota menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia
Wali Kota menghadiri pembukaan Warung Ramadhan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News