Senin, 23 Februari 2026

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Administrator - Kamis, 22 Juli 2021 12:25 WIB
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Jakarta I Sumut24.CO

Baca Juga:

Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan tidak mengubah suku bunga acuan dan akan tetap mempertahankan.

Dimana BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) di angka 3,5 persen. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility di angka 2,75 persen dan suku bunga Lending Facility tetap sebesar 4,25 persen.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 21 dan 22 Juli 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI Seven Days Reverse Repo Rate sebesar 3,5 persen,” cetus Gubernur BI, Perry Warjiyo melalui konferensi pers virtual hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Kamis (22/7/2021).

1. Suku bunga dipertahankan buat jaga stabilitas nilai tukar rupiah. Keputusan itu ditetapkan karena BI perlu menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

“Keputusan yang sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan karena ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah prakiraan inflasi yang rendah dan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dari COVID-19,” paparnya.

2. Ketidakpastian keuangan global meningkat karena lonjakan kasus COVID-19.

Perry menjelaskan bahwa ketidakpastian pasar keuangan global meningkat karena adanya lonjakan COVID-19 di berbagai negara yang berdampak terhadap prospek perekonomian dunia. Kemudian, langkah antisipasi terhadap rencana kebijakan pengurangan stimulus moneter (tapering) Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

“Kondisi tersebut mendorong pengalihan aliran modal kepada aset keuangan yang dianggap aman (flight to quality), sehingga mengakibatkan terbatasnya aliran modal dan tekanan nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia,” imbuh Perry.

3. BI beberkan langkah untuk pulihkan ekonomi.

Lanjut Perry menyampaikan, ada beberapa kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mendukung upaya perbaikan ekonomi. Ada 7 langkah yang dilakukan BI, antara lain:

1. Melanjutkan kebijakan nilai tukar Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar;

2. Melanjutkan penguatan strategi operasi moneter untuk memperkuat efektivitas stance kebijakan moneter akomodatif;

3. Mendorong intermediasi melalui penguatan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) dengan penekanan pada perkembangan premi risiko dan dampaknya pada penetapan suku bunga kredit baru di berbagai segmen kredit;

4. Memperkuat ekosistem penyelenggaraan sistem pembayaran melalui implementasi PBI PJP/PIP untuk simplifikasi dan efisiensi perizinan/persetujuan serta mendorong inovasi layanan sistem pembayaran;

5. Mempercepat dukungan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) Pemerintah dan mendukung efisiensi transaksi secara online;

6. Mendukung ekspor melalui perpanjangan batas waktu pengajuan pembebasan Sanksi Penangguhan Ekspor (SPE), dari semula berakhir 29 November 2020 menjadi sampai dengan 31 Desember 2022, untuk memanfaatkan momentum peningkatan permintaan negara mitra dagang dan kenaikan harga komoditas dunia;

7. Memfasilitasi penyelenggaraan promosi perdagangan dan investasi serta melanjutkan sosialisasi penggunaan Local Currency Settlement (LCS) bekerja sama dengan instansi terkait.  (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
Wali Kota menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia
Wali Kota menghadiri pembukaan Warung Ramadhan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News