Dugaan Bantuan Kelompok Usaha UMKM Kemenaker Diduga Fiktip, Erwin Lubis dan Gunawan Membantah

Medan I Sumut24.co
Terkait kasus bantuan kelompok usaha UMKM dari Kemenaker pada tahun 2021 yang diduga dilakukan secara fiktif sebanyak 125 proposal yg masing masing masingnya senilai Rp 40.000.000 diduga dilakukan oleh EL dan G yang keduanya juga merupakan pejabat KPW di kementerian desa di provinsi Sumatera Utara yang sudah turun jabatan. Selanjutnya kedua orang tersebut E dan G informasinya sudah di periksa oleh BKP RI terkait dugaan fiktifnya bantuan kelompok usaha UMKM tersebut.Namun hingga hari ini belum ada titik terang dan masih bebas berkeliaran sembari menjalankan program negara di kemendes. Saya selaku pimpinan ISNU akan melaporkan hal tersebut kepada KPK atas tindakan dugaan kelompok usaha fiktif di program bantuan masyarakat yg terdampak covid 19, yg merugikan keuangan negara.
Saya meminta kepada KPK untuk memanggil BPK yg telah memanggil dan memeriksa E dan G terkait kelompok usaha fiktif tersebut, Ucap Acong.

Sementara itu dikonfirmasi Gunawan yang merupakan pendamping desa Kemendes melalui Whatappnya mengatakan, Informasi ini tidak benar,,,kami tidak pernah diperiksa BPK RI dan terkait program tersebut pun tidak tauu,,,,namun informasi yang diinfokan itu banyak salah.,,apalagi kalimat dugaan..terima kasih. Informasi ini dari mana bapak dapat. Hati2 saya juga bisa laporkan jika ada yang merusak nama baik saya,,,terima kasih. Terkait yang dishare yang merugikan nama baik seseorang adalah UU ITE.Terima kasih. Abang di IKA PMII Medan. Sdh terbit berapa tetap saya maklumi. Terbit berapa kali,,,saya juga punya mediaa bang.,,untuk membantah itu,,,namun karena kita sama kitanya.,,berita fiktif dan pemeriksaan dan menyampaikan nominal,,,mohon hati2 bang. Saya juga mantan ketua IPNU Sumut bang,,,jika Abang kenall,,,sama2 dilapangannya.

Sementara itu juga Erwin Lubis yang dikonfirmasi melalui Whatappnya mengatakan, Ngak benar pak saya ngak ada ngurusin seperti itu, ucapnya singkat.tim