Disbudpar: Temuan BPOM di Ramadhan Fair Insidental

MEDAN|SUMUT24
Dinas Kebudayaan dan Pariwasata Kota Medan memastikan semua jajanan yang terdapat di Ramadhan Fair bebas dari bahan berbahaya. Hal itu ditegaskan Plt Kadisbudpar Kota Medan, Hasan Basri.

Menurutnya, sebelum acara Ramadhan Fair dibuka, pihaknya sudah menginstruksikan kepada para pemilik stand untuk menjajakan panganan bebas bahan pengawet. Jikapun ada pedagang nakal, tidak secara keseluruhan.

“Sejak tanggal 10 pembukaan, sudah kami periksa. Kami tidak kebobolan. Dari ratusan stand, wajar rasanya kalau dua yang terbukti ada makanan menggunakan boraks,” jelasnya, Selasa (14/6).

Hasan juga menyayangkan, tindakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang hanya sebatas menyidak para pedagang, tetapi tidak menyidak sumber dari bahan makanan tersebut.

“Seharusnya, ajak juga pedagang bakso mengandung boraks di lingkungan Ramadhan Fair mengusut asalnya. Karena pengakuan pedagang, mereka membeli bahan bakso dari luar. Itulah yang mesti dibuat oleh pihak BPOM. Cari tahu dari mana sumber baksonya. Sangat kami sayangkan temuan itu, tapi masyarakat janganlah terpengaruh oleh penemuan kemarin,” ujarnya.

Ditambahkan, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, juga telah mengetahui temuan itu dan memerintahkan instansi terkait agar mendalami hasil pemeriksaan BPOM kemarin.

“Pagelaran tahunan ini tak boleh berhenti karena kabar kemarin. Ramadhan Fair tetap berjalan dan berlangsung,” pungkasnya.(R02)