Selasa, 24 Maret 2026

Muscab PSSI Gayolues Tertutup Ke Publik, Diduga Untuk Menjegal Calon Lain

Administrator - Senin, 29 Juli 2019 14:26 WIB
Muscab PSSI Gayolues Tertutup Ke Publik, Diduga Untuk Menjegal Calon Lain

Gayolues | Sumut24

Baca Juga:

Musyawarah Cabang PSSI Kabupaten Gayolues untuk memilih ketua dan Pengurus PSSI priode 2019-2024, terkesan adanya main di belakang alias ditutup-tutupi ke ranah publik.

Hal ini terlihat dengan tidakadanya informasi soal Muscab yang memilih pengurus baru kepada media maupun ke ranah publik lainnya, sehingga menimbulkan asumsi untuk menjegal calon lain pada bursa ketua umum PSSI cabang Gayo Lues kedepannya.

Hal tersebut mendapat perhatian Azhari Lubis sebagai pengamat sepakbola Gayolues yang menyayangkan proses perekrutan calon ketua yang seperti dipaksakan untuk dimenangkan kandidat tertentu.

“Seharusnya pihak pelaksana Muscab PSSI mempublikasikan ke media dan media informasi lainnya, bahwa di Gayo Lues akan dilaksanakan Muscab PSSI untuk memilih ketua dan pengurus yang baru, sehingga masyarakat dapat ikut serta berpartisipasi termasuk pimpinan klub sepakbola yang ada di Gayo Lues yang merupakan anggota PSGL maupun PSSI,” jelas Azhari Lubis kepada Sumut24 Minggu (28/7/2019).

Namun yang terjadi lanjutnya, kesannya seperti ditutup-tutupi dan ada upaya pihak tertentu yang berusaha untuk meloloskan diri menjadi ketua PSSI Gayolues dengan cara tidak transparan dan fair.

“Akibatnya hanya ada dua calon yang mulai muncul kepermukaan, hal ini tentunya sangat tidak baik bagi dialam demokrasi, seharusnya calon jauh lebih banyak, sehingga akan diketahui apa visi dan misi setiap calon untuk memajukan sepak bola di Gayo Lues, janganlah bermain di belakang zaman sekarang hal itu tidak laku lagi, sebab masyarakat saat ini sudah cerdas” ujar Azhari Lubis.

Beberapa tahun belakangan ini sepakbola di Gayo Lues belum punya prestasi, baik ditingkat Provinsi apalagi di liga Nasional, Gayo Lues dengan PSGLnya Pernah masuk dalam Divisi Utama PSSI, sesama Tim Managernya Jakaria S.Hut, namun setelah beliau mundur prestasi PSGL terus melorot.

“Untuk itu PSSI Gayo Lues harus memiliki ketua dan pengurus yang mampu mengangkat kembali prestasi PSGL, jangan cuma bisa bicara saja tanpa bekerja dengan sungguh sungguh,serius dan fokus, serta mau berkorban dan tidak menjadikan PSSI sebagai sarana priuk nasinya,” sambungnnya.

Sebab sebut Azhari Lubis lagi, ketika prestasi PSGL sudah dipuncak menuju Profesional dan tidak boleh menggunakan APBK, disinilah peran dari ketua PSSI untuk mencari donatur bukan meninggalkan PSGL begitu saja.

“Hal ini pernah terjadi dan jangan sampai terulang, makanya pemilik klub atau yang punya suara di Muscab PSSI wajib jeli untuk memilih ketua dan pengurus yang baru, agar sepakbola Gayolues kembali mengukir prestasi,” ujarnya.

Selanjutnya Azhari Lubis meminta kepada pihak pelaksana apakah itu Asprov PSSI Aceh maupun panitia daerah, untuk menunda Muscab dan memberikan kesempatan kepada calon lainnya untuk maju dengan mempublikasikan agenda Muscab PSSI Gayo Lues.

Bahkan Azhari juga mengaku sempat mendengar selentingan, ada oknum yang mencalonkan diri, mendatangi klub pemilik suara dan meminta tanda tangan ketua Klub dengan alasan untuk peserta Liga Tarkam.

“Apakah ini benar? Tentunya akan kita telusuri,” papar Azhari Lubis yang kerap ikut mendampingi PSGL saat di Divisi I PSSI untuk liputan pemberitaan.

Sementara itu, untuk menjaring calon ketua dan pengurus PSSI Gayo Lues sebaiknya Muscab PSSI itu, harus ditunda dan semua prosedur dan persyaratan calon harus dipenuhi.

“Sedangkan oknum yang mencalonkan diri sebagai kandidat ketua umum masih berstatus Pj Ketua pada PSSI Gayo Lues, tapi apakah tidak melanggar aturan sehingga bisa lolos menjadi kandidat ketua untuk bursa pemilihan,” tandas Azhari. (daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
Cerita Jumat Berkah di Asmat: Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
Gagal Total! Sabu 11 Gram Disembunyikan di Popok Bayi Terbongkar di Lapas Gunung Tua
Cegah Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas, Polres Palas Gelar Apel Pagi di Barumun
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Halalbihalal Gubernur Sumut Bobby Nasution
komentar
beritaTerbaru