Nasib Naas Abdul Rahim Putra Melayu: Lahan Digusur Hingga Jadi Tersangka, Dr. Ramces Pertanyakan Permainan Pasal
Nasib Naas Abdul Rahim Putra Melayu Lahan Digusur Hingga Jadi Tersangka, Dr. Ramces Pertanyakan Permainan Pasal
News
Meureudu | SUMUT24
Baca Juga:
Gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Pidie Jaya, Aceh. Akibat gempa Aceh tersebut, banyak bangunan yang rusak dan roboh.
“Kerusakan fisik akibat gempa meliputi rumah 11.668 unit, masjid 61 unit, meunasah 94 unit, ruko 161 unit, kantor pemerintahan 10 unit, fasilitas pendidikan 16 unit, dan lainnya. Pendataan detail masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (12/12).
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi selaku Komandan Satgas Tanggap Darurat di Pidie Jaya mengatakan, data terkait kerusakan infrastruktur, rumah, ruko, fasilitas umum seperti kantor pemerintah, pendidikan, masjid, dan lainnya belum diterima dengan sempurna.
“Camat telah diperintahkan sampaikan hari ini (Senin,red) untuk disampaikan sebagai data sementara. Rumah yang hancur dan berapa yang rusak berat, sedang dan ringan harus segera didata dan dilaporkan ke posko utama,” kata Said.
Dia menjelaskan, data kerusakan rumah diperlukan terkait dengan rencana pemerintah memberikan bantuan stimulan nantinya.
Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei yang terus berada di lokasi bencana sejak hari pertama kejadian gempa di Pidie Jaya mengatakan, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk terjun ke lapangan. Panglima TNI juga hadir di lokasi untuk memonitor secara langsung.
Dia mengatakan, data dampak bencana gempa Aceh harus secepatnya dituntaskan. Kalau tidak ada database yang valid, maka sulit menyelesaikan pekerjaan ini.
“Salah satu jumlah pengungsi. Menentukan pengungsi yang berhak bantuan harus diverifikasi by name by address,” kata Willem.
“Bantuan selanjutnya adalah bantuan stimulus pembangunan rumah. Kita menunggu pendataan rumah selesai. Saya sudah perintahkan Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB untuk turunkan tim menghitung kerugian dan kerusakan, serta biaya untuk pemulihan pasca gempa,” kata Willem.
Pengungsi Jadi 83.838 Orang
Sementara itu, pengungsi korban gempa Aceh sampai dengan hari keenam masa tanggap darurat gempa berkekuatan 6,5 SR terus bertambah. Gempa berkekuatan 6,5 skala richter mengguncang Pidie Jaya, kemarin.
“Pengungsi terus bertambah karena masuknya laporan dari pos pengungsian ke posko utama. Tercatat jumlah pengungsi 83.838 orang yang tersebar di 124 titik,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, kemarin.
Sutopo menjelaskan, pengungsi tersebut berasal dari Pidie Jaya sebanyak 82.122 orang di 120 titik dan 1.716 orang di empat titik di Kabupaten Bireuen.
Distribusi 82.122 orang pengungsi di Pidie Jaya adalah Kecamatan Meureudu 13.965 orang, Meurah Dua 11.391, Trianggadeng 18.512, Bandar Baru 14.209, Pante Raja 8.153, Bandar Dua 3.170, Ulim 9.763, dan Jangka Buaya 2.959 orang.
Sedangkan 1.716 orang pengungsi di Bireuen tersebar di Matang Mns Blang 1.100 orang, Masjid Matang Jareung 13, Masjid Alghamamah 405, dan Masjid Kandang 198 orang.
Sutopo menambahkan, hingga Senin (12/12), jumlah korban meninggal akibat gempa Aceh sebanyak 101 orang. Sebanyak 94 korban sudah diidentifikasi.
“Sebanyak 666 orang menderita luka-luka yaitu 134 luka berat dan 532 luka ringan,” Sutopo menandaskan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi selaku Komandan Satgas Tanggap Darurat di Pidie Jaya mengatakan, mengenai jumlah pengungsi yang terus bertambah harus dicermati. Pihaknya akan mengambil sikap penanganan selanjutnya untuk menghindari lonjakan pengungsi.
“Langkah yang dilakukan adalah penyaluran logistik langsung ke desa masing-masing sesuai dengan jumlah jiwa dari KK. Bantuan yang disalurkan disepakati untuk kebutuhan pokok, beras, minyak goreng, telor, dan gula. Kita sepakati kita buat rekap kebutuhan selama 7 hari,” kata Said. (int)
Nasib Naas Abdul Rahim Putra Melayu Lahan Digusur Hingga Jadi Tersangka, Dr. Ramces Pertanyakan Permainan Pasal
News
Temui Konjen RRT, Asri Ludin Tambunan Bahas Peluang Investasi hingga Teknologi Pertanian
News
Pemkab Deli Serdang dan PT Pupuk Indonesia Cek Pupuk, Kendala Petani Ditindaklanjuti
News
Polda Sumut Tangkap Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
News
Polrestabes Medan Ringkus IRTPengedar Narkoba di Lembah Sunggal
News
Penumpang Bus Travel Ditangkap Bawa Sabu 480 Gram, Hendak Dikirim ke Aceh
News
Oknum TNI Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja
Hukum
Radiologi FK USU Beri Layanan USG Gratis bagi Warga dalam Bakti Sosial HUT TNI
News
Perkuat Sinergi Transisi Energi Regional, MKI Sumut Hadiri Electricity Connect 2026
News
Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
News