sumut24.co -MEDAN, Ada yang menarik ketika anggota DPRD Medan Antonius
Tumanggor menggelar acara Pembinaan Ideologi
Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Sopo ATRestorasi Jalan Karya Masjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (18/6/2026).
Baca Juga:
Mengawali sosialisasinya, Antonius
Tumanggor menantang seratusan warga yang hadir akan memberikan hadiah jika ada yang tidak hafal butir-butir
Pancasila. Tidak satupun warga yang hadir bisa menjawab tantangan itu.Antonius memberikan apresiasi, karena seratusan warga yang hadir seluruhnya hafal butir-butir
Pancasila. "Berarti semua yang hadir di sini hafal butir-butir
Pancasila. Saya berikan apresiasi," ujarnya.

Namun Antonius berharap
Pancasila tidak sebatas menjadi hafalan di mulut, tapi harus dijadikan landasan dalam berfikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.
Menurut politikus Partai Nasdem ini,
Pancasila merupakan harga mati yang harus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia, lanjutnya, berdiri di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa sehingga semangat persatuan serta gotong royong harus terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat."
Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi ideologi bangsa yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai-nilai luhur
Pancasila harus diwariskan kepada generasi muda agar memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa," tegas Antonius
Kepada warga yang menghadiri kegiatan, Antonius mengajak untuk mengamalkan
Pancasila melalui kegiatan sehari-hari, seperti melaksanakan kegiatan gotong royong tidak hanya dalam menjaga kebersihan, tapi juga keamanan lingkungan.Sebagai budaya warisan leluhur, ujarnya,
Pancasila sudah terbukti menjadi perekat persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa.
"Gotong royong juga dapat dijadikan wadah silaturahmi untuk mempererat kerukunan. Melalui kegiatan gotong royong, pekerjaan seberat apapun akan menjadi ringan," ujarnya.Antonius berharap kegiatan Wasbang dapat semakin meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat, memperkuat persatuan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman yang ada. (R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News