Minggu, 21 Juni 2026

Pemkab Madina Diapresiasi Gelar Seminar Willem Iskander dan Sutan Takdir Alisjahbana

Administrator - Minggu, 21 Juni 2026 09:58 WIB
Pemkab Madina Diapresiasi Gelar Seminar Willem Iskander dan Sutan Takdir Alisjahbana

Baca Juga:

Medan- Akademisi sekaligus Wakil Ketua Himpunan Keluarga Mandailing (HIKMA) Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, SE, MM, Gelar Sutan Kumala Bulan, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang telah menyelenggarakan seminar tentang pemikiran dan perjuangan serta .

Menurut Syahrir, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam mengangkat kembali peran tokoh-tokoh besar asal Mandailing yang telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan pendidikan, kebudayaan, dan pemikiran bangsa Indonesia.

"Kita mengapresiasi seminar yang digelar Pemkab Madina karena menjadi momentum penting untuk mengingatkan generasi muda terhadap warisan intelektual tokoh-tokoh besar Mandailing yang kiprahnya diakui secara nasional," ujar Syahrir.

Ia menjelaskan bahwa Willem Iskander merupakan pelopor pendidikan modern pribumi yang mendirikan Kweekschool atau Sekolah Guru di Tanobato pada tahun 1862. Sementara Sutan Takdir Alisjahbana dikenal sebagai sastrawan, budayawan, dan pemikir bangsa yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan bahasa dan kebudayaan Indonesia modern.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut layak menjadi inspirasi bagi generasi muda karena pemikiran dan karya-karyanya telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Syahrir berharap seminar serupa tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat ditindaklanjuti melalui program konkret seperti pengembangan pusat studi, penelitian, penerbitan buku, hingga penguatan materi sejarah lokal di lingkungan pendidikan.

"Seminar ini hendaknya menjadi titik awal untuk memperkuat kesadaran sejarah dan kebanggaan generasi muda terhadap tokoh-tokoh intelektual daerah yang telah berkontribusi bagi Indonesia," katanya.

Ia menambahkan bahwa penghargaan terhadap tokoh pendidikan dan kebudayaan merupakan bagian penting dari upaya membangun karakter bangsa yang berakar pada nilai-nilai ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan peradaban.

"Pemkab Madina telah menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian warisan pemikiran anak bangsa. Langkah ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan," pungkas Syahrir.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Launching dan Pendistribusian Buku ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
Cetak Sejarah Baru, Prodi Pendidikan Dokter Dan Profesi Dokter UNPRI Diakui Dunia
NO ONE CAN’T ESCAPE HISTORY — TAK ADA YANG BISA LARI DARI SEJARAH
Sejarah Pemekaran Tabagsel, Asa Lama untuk Provinsi Sumatera Tenggara yang Belum Terwujud
Masyarakat Patungan Dirikan Fakultas Kedokteran USU, Arsip 1952 Jadi Bukti Sejarah
Zulbadri Peringatkan Pemerintah: Indonesia Harus Konsisten pada Konstitusi, Palestina Adalah Mandat Sejarah dan Moral
komentar
beritaTerbaru