Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Baca Juga:
Sejarah baru tercipta di Kota Padangsidimpuan. Untuk pertama kalinya, kejuaraan cabang olahraga domino yang berada di bawah naungan Organisasi Domino Indonesia (ORADO) sukses digelar dan berlangsung meriah, Selasa (14/4/2026).
Event bergengsi ini dilaksanakan di Gubuk Coffee, Kelurahan Bincar, dan langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, domino yang selama ini kerap dipandang sebelah mata, kini resmi naik level menjadi olahraga prestasi.
Penetapan tersebut telah disahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, pada awal Januari 2026 di Jakarta. Momentum ini menjadi titik balik bagi dunia domino di Indonesia, termasuk di daerah.
Sebanyak 16 tim senior turut ambil bagian dalam kejuaraan perdana ini. Pertandingan berlangsung sengit, mengandalkan strategi, konsentrasi tinggi, serta ketelitian dalam membaca permainan lawan.
Hasilnya, Tim KompasReal.id yang diperkuat oleh Paruhum Nasution dan Tantawi Panggabean berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara posisi kedua diraih oleh Tim Kampung Jawa, disusul Tim Kapak Merah di peringkat ketiga.
Tak hanya sekadar juara, tim peringkat pertama dan kedua nantinya akan mewakili Kota Padangsidimpuan untuk berlaga di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur Forkopimda. Hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan Pemerintah Kota melalui Kadispora, unsur kepolisian, pengurus ORADO Sumut, KONI, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Pengcab ORADO Padangsidimpuan melalui Sekretaris sekaligus Ketua Panitia, Teruna Abadi Lubis, menegaskan bahwa domino kini tidak bisa lagi dipandang sebagai permainan biasa.
"Domino sudah resmi menjadi olahraga prestasi. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi olahraga yang mengasah strategi, konsentrasi, dan ketelitian dengan aturan yang jelas," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran ORADO memiliki misi besar, yakni mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada domino.
"Kami ingin menghapus pandangan bahwa domino identik dengan hal negatif seperti judi. Justru sebaliknya, ini adalah olahraga yang edukatif dan membangun," katanya.
Lebih jauh, ORADO juga ingin mengajak generasi muda untuk beralih ke aktivitas yang lebih positif. Menurutnya, olahraga domino bisa menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap gadget, game online berlebihan, hingga praktik judi online.
"Kalau ini terus dikembangkan, bukan tidak mungkin kita bisa menjauhkan anak muda dari narkoba dan aktivitas negatif lainnya," tambahnya.
Sebagai penutup, panitia menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang. Penyerahan dilakukan langsung oleh pengurus ORADO bersama perwakilan instansi terkait.
Ke depan, ORADO diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet domino yang profesional, sekaligus membawa perubahan positif di tengah masyarakat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Gelar Pelantikan dan Rakerda 2026, Golkar Sumut Siap Menguningkan Sumatera Utara
News
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi Tokoh Masyarakat Jawa Sumut
News
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
SYAMSUL RIZAL PASAL 33 HARUS MENJADI KOMPAS PEMBANGUNAN DAN KEDAULATAN EKONOMI BANGSA
News
Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
News
Yaspend Mulia Medan Cetak Atlet Pelajar Berprestasi hingga Tingkat Nasional
News
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Pemkab Deli Serdang Konsultasikan Perubahan KUAPPAS 2026 ke Kemendagri
News
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
News