Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
News
Baca Juga:
- Soal Kasus Pelanggaran Penyalur TKI Dilakukan Safarian Alias Nek Nino, Penyidik PPA/PPO Polda Sumut Akan Berkordinasi Dengan Dirjen Imigrasi Sumut
- Diduga Manipulasi Data & Pungli, KGPK Akan Demo Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut dan Imigrasi Kelas II TPI Belawan.
- Peralihan Aset Dinas Perhubungan Jadi Kantor Imigrasi, Antara Regulasi Hibah dan Dugaan Pelanggaran Prosedur
Jakarta – Di tengah meningkatnya persaingan global dalam menarik arus investasi asing, Indonesia dituntut untuk menghadirkan ekosistem yang semakin ramah, cepat, dan memberikan kepastian hukum bagi para investor. Salah satu aspek krusial yang kini mendapat perhatian serius adalah sektor keimigrasian, yang berperan sebagai gerbang awal sekaligus penentu kenyamanan investor saat memasuki dan menjalankan aktivitas bisnis di dalam negeri.
Dalam konteks ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil posisi strategis sebagai fasilitator pertumbuhan ekonomi nasional.
Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid, menegaskan bahwa layanan keimigrasian kini memegang peran kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.
Di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor imigrasi dinilai menjadi salah satu pintu utama yang menentukan minat investor asing untuk masuk dan menanamkan modal.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi di Indonesia sepanjang 2025 mencapai lebih dari Rp1.400 triliun, dengan porsi signifikan berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA).
Sektor industri pengolahan, pertambangan, serta jasa menjadi penyumbang terbesar, yang seluruhnya sangat bergantung pada kemudahan mobilitas tenaga kerja asing dan investor lintas negara.
Menurut Rasyid, transformasi layanan imigrasi yang semakin modern, cepat, dan transparan merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan daya saing Indonesia di mata global. Kemudahan dalam pengurusan visa, izin tinggal, hingga kebijakan inovatif seperti Golden Visa menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan dan kepastian bagi investor. Program Golden Visa sendiri telah menarik lebih dari 1.000 investor dengan nilai komitmen investasi mencapai sekitar Rp48 triliun.
"Layanan imigrasi hari ini bukan hanya bersifat administratif, tetapi telah menjadi instrumen strategis dalam mendukung iklim investasi. Kemudahan, kecepatan, dan kepastian hukum adalah hal yang sangat diperhatikan oleh investor asing," ujarnya.
Ia menambahkan, Kemenimipas terus melakukan reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan serta penyederhanaan prosedur.
Saat ini, berbagai layanan seperti e-visa dan perpanjangan izin tinggal sudah dapat diakses secara online, sehingga memangkas waktu layanan dari hitungan hari menjadi hanya beberapa jam dalam kasus tertentu.
Di sisi lain, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa kebijakan keimigrasian tetap mengedepankan prinsip selektif (Selective Policy), yakni hanya memberikan akses kepada investor yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
"Kita membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang membawa manfaat nyata, tetapi tetap menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Ini adalah keseimbangan yang harus dijaga," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran imigrasi dalam mendukung investasi tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan berbagai sektor lain, termasuk kebijakan ekonomi, tenaga kerja, dan perizinan usaha. Sinergi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Rasyid optimis Kemenimipas akan terus menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong masuknya investasi asing, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.
"Kami ingin memastikan setiap investor yang datang merasakan kemudahan dan kepastian. Dengan begitu, Indonesia akan semakin dipercaya sebagai tujuan investasi yang aman dan menjanjikan," pungkasnya.
Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
News
Bukan Popularitas atau Kepentingan Kelompok, Kodir Pohan Minta Ketua PWI Sumut Dipilih Berdasarkan Rekam Jejak
News
Wabup Achmad Fauzan Buka FORKOM IJK Sumut, UMKM Mahasiswa Palas Didorong Naik Kelas
News
Dana PI Rp3,5 Triliun Disorot, GMPR Riau Desak Audit Menyeluruh PT Riau Petroleum
News
Denda Rp100 Miliar Mengintai! Polres Padang Lawas Peringatkan Pelaku Tambang Ilegal
News
Sabu Ditemukan di Saku Pria! Polres Tapsel Gerebek Pondok Kebun di Batang Toru
News
Kabut Asap Makin Pekat, Disdik Padangsidimpuan Liburkan Sekolah Tatap Muka Dua Hari
News
Bupati Solok Serahkan Dokumen R3P Bencana Banjir Bandang Arosuka kepada BNPB
News
Bupati Solok Lepas Pengiriman Perdana 150 Ton Benih Jagung Hibrida Kobana ke Sulawesi Selatan.
News
Korban Dugaan Pencurian Uang Justru Jadi Tersangka, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold dan Mantan Kasatreskrim AKBP Roby Heri Saputra Dia
News