SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Warga Jalan Imam Bonjol Gang Abadi, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dewasa pada Selasa (31/3/2026) sore.
Perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di samping rumah warga sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dikenal oleh warga sekitar dengan panggilan "Boru Limbong" dan diduga merupakan seorang tunawisma yang telah berada di lokasi tersebut selama kurang lebih satu bulan.
Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat korban sudah tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mengetahui hal tersebut, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Lingkungan setempat, Asrul.
Tak butuh waktu lama, laporan tersebut langsung diteruskan ke pihak kepolisian melalui Call Center 110. Personel Polres Padangsidimpuan pun segera turun ke lokasi kejadian.
Tim yang dipimpin oleh IPDA Winni Simatupang bersama personel piket fungsi, Bhabinkamtibmas, serta tim identifikasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan pihak RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans guna dilakukan visum.
Hasil pemeriksaan sementara dari tim Inafis tidak menemukan identitas pada tubuh korban. Diduga kuat korban belum pernah melakukan perekaman e-KTP.
Menurut keterangan Kepala Lingkungan, korban diketahui tidak memiliki keluarga dan dalam kondisi fisik yang memprihatinkan, bahkan tidak bisa berjalan. Sebelumnya, pihak lingkungan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, namun identitas korban tidak pernah ditemukan.
Jenazah kemudian tiba di RSUD Kota Padangsidimpuan sekitar pukul 18.10 WIB dan selanjutnya dilakukan visum oleh dokter pada malam harinya.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
"Kami telah melakukan olah TKP, evakuasi, serta koordinasi dengan pihak rumah sakit. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak," ujar Kapolres.
Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang dimaksud agar segera melapor ke pihak kepolisian.
Sementara itu, berdasarkan prosedur dari pihak RSUD Kota Padangsidimpuan, apabila dalam waktu 2x24 jam tidak ditemukan identitas maupun indikasi tindak pidana, maka jenazah direncanakan akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit di wilayah Jalan Seidi Rambe, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
kota
Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
kota
Bupati Padang Lawas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
kota
Pasien RSH Terpaksa Amputasi, Direktur RS Permata Madina Fokus Hadapi Somasi
kota
Respons Cepat! Polres Padangsidimpuan Dalami Kasus Penemuan Mayat &ldquoBoru Limbong&rdquo di Aek Tampang
kota
Gaspol Transparansi! Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Serahkan LKPD 2025 ke BPK
kota
LPA Sumut Kecam Dugaan Malapraktik di RS Permata Madina, Tangan Bocah Diamputasi &ldquoPasien Datang untuk Sembuh, Bukan Cacat!&rdquo
kota
Kapolres Tapsel Bersinergi dengan JMSI Tabagsel, AKBP Yon Edi Winara Media Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
kota
Kisah Pilu Dimas di Barumun, Niat Merantau Berakhir Tragis di Kamar Mandi Rumah Makan
kota