Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Padangsidimpuan Bedah Kinerja Pemko 2025, LKPJ dan Pasar Sangkumpal Bonang Disorot Tajam

Administrator - Selasa, 31 Maret 2026 14:41 WIB
DPRD Padangsidimpuan Bedah Kinerja Pemko 2025, LKPJ dan Pasar Sangkumpal Bonang Disorot Tajam
Istimewa

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padangsidimpuan menggelar rapat paripurna penting dengan agenda strategis, Senin (30/3/2026). Fokus utama sidang ini adalah penyampaian pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 serta laporan Panitia Khusus (Pansus) terkait Pasar Sangkumpal Bonang.

Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD dan dipimpin langsung oleh unsur pimpinan dewan. Sejumlah pejabat penting turut hadir, mulai dari unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, hingga awak media yang meliput jalannya sidang.

Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD.

Menurutnya, dokumen LKPJ menjadi dasar utama bagi legislatif untuk menilai sejauh mana keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pengelolaan anggaran selama 2025.

"Ini menjadi langkah awal bagi DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah, baik dari sisi pembangunan maupun pengelolaan keuangan," ujarnya dalam rapat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, secara langsung menyampaikan pengantar nota LKPJ 2025.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan dokumen LKPJ secara simbolis kepada pimpinan DPRD, yang kemudian diteruskan kepada Panitia Khusus (Pansus) LKPJ untuk dibahas lebih mendalam.

Langkah ini menjadi bagian dari mekanisme resmi dalam sistem pemerintahan daerah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas publik.

DPRD juga langsung membentuk Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang bertugas mengkaji secara detail isi laporan tersebut. Pansus ini nantinya akan melakukan pembahasan komprehensif, termasuk mengevaluasi capaian program, penggunaan anggaran, hingga dampaknya bagi masyarakat.

Hasil pembahasan Pansus akan menjadi rekomendasi resmi DPRD kepada pemerintah daerah untuk perbaikan kinerja ke depan.

Selain LKPJ, rapat paripurna juga diwarnai dengan penyampaian laporan Pansus terkait Pasar Sangkumpal Bonang. Pasar tradisional ini dinilai sebagai salah satu aset strategis yang memiliki peran besar dalam roda ekonomi masyarakat.

Dalam laporan tersebut, Pansus memaparkan hasil kajian serta sejumlah rekomendasi penting terkait pengelolaan pasar, mulai dari aspek tata kelola, pemanfaatan aset, hingga peningkatan pelayanan bagi pedagang dan pengunjung.

Ketua DPRD menegaskan bahwa persoalan pasar ini tidak bisa dianggap sepele.

"Pasar Sangkumpal Bonang adalah aset vital bagi ekonomi masyarakat. Pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan berpihak pada kepentingan publik," tegasnya.

Usai rapat paripurna, Pansus LKPJ dijadwalkan akan langsung bekerja melakukan pembahasan lanjutan. Proses ini meliputi pemanggilan OPD terkait, pendalaman data, serta penyusunan rekomendasi strategis.

Hasil akhir dari pembahasan tersebut nantinya akan disampaikan dalam rapat paripurna berikutnya sebagai bentuk pertanggungjawaban DPRD kepada masyarakat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Melalui Medan Untuk Semua, Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan
Momen Hangat Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat
UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas Dengan Penguatan Digitalisasi
Silaturahmi ke Kanwil DJP Sumut I, Zakiyuddin Harap Sinergi Tingkatkan Penerimaan Pajak untuk Pembangunan
Wali Kota Medan Targetkan Perbaikan Total 31 Faskes Dalam Waktu Dekat, 3 Diantaranya Dibangun Ulang
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
komentar
beritaTerbaru